Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bisa Capai Rp3–5 Juta per Bulan
Badan Pusat Statistik (BPS) membuka peluang kerja lapangan untuk Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan kebutuhan sekitar 190.000 petugas di seluruh Indonesia. Kegiatan pendataan yang berlangsung pada Mei–Agustus 2026 ini mencakup usaha mikro hingga perusahaan besar, dan honor petugas diperkirakan mencapai Rp3 juta sampai Rp5 juta per bulan tergantung jumlah data yang dikumpulkan.
Rincian honor dan sistem pembayaran
Menurut keterangan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, besaran honor bukan bersifat flat. Pembayaran akan disesuaikan dengan jumlah responden atau unit usaha yang berhasil dicatat oleh petugas di lapangan. Dengan pola seperti ini, petugas yang aktif dan produktif memiliki potensi pendapatan lebih besar dalam periode kerja beberapa bulan.
Target dan cakupan pendataan
Sensus Ekonomi 2026 menargetkan pendataan semua pelaku usaha di Indonesia, mulai dari warung kelontong, pedagang pasar, hingga perusahaan skala besar. Pendataan dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026. Untuk menjalankan tugas ini, BPS membutuhkan tenaga lapangan dalam jumlah besar agar data nasional tersusun lengkap dan akurat.
Siapa yang dapat melamar dan keuntungan kerja
Peluang ini terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, fresh graduate, dan masyarakat umum. Beberapa alasan kenapa posisi ini menarik antara lain:
- Peluang diterima relatif tinggi karena kebutuhan tenaga besar.
- Honor kompetitif dalam jangka pendek, hingga jutaan rupiah per bulan.
- Pengalaman lapangan meningkatkan keterampilan komunikasi, pendataan, dan kerja tim.
- Kerja bersifat padat karya sehingga cocok bagi yang ingin cepat bekerja.
Cara kerja dan durasi tugas
Petugas akan melakukan kunjungan lapangan untuk mengumpulkan data unit usaha sesuai metodologi BPS. Tugas ini bersifat temporer selama masa sensus, sehingga durasi kerja umumnya hanya beberapa bulan. Sistem insentif berbasis hasil juga mendorong efektivitas dan akurasi pencatatan.
Dampak dan prospek
Pelaksanaan sensus ini penting untuk mendapatkan gambaran ekonomi nasional yang akurat. Data yang terkumpul akan mendukung perumusan kebijakan ekonomi dan program pembangunan. Bagi pelamar, pengalaman kerja dalam sensus bisa menjadi nilai tambah saat mencari pekerjaan berikutnya.
Informasi resmi mengenai pendaftaran, syarat, dan tata laksana rekrutmen biasanya diumumkan oleh BPS. Calon pelamar disarankan mengikuti pengumuman resmi dan memastikan persyaratan administrasi sebelum mendaftar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dua Anak Muda Bali Juara Putra Putri Batik Nusantara 2026
Kadek Wijaya dan Putu Paramitha terpilih Grand Winner PPBN 2026 di Cibubur; diharapkan menguatkan peran gene...
Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 Dibuka, Pendaftaran 28 Sep–10 Okt
Pendaftaran Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara 2026 dibuka 28 Sep–10 Okt untuk siswa kelas V–VI SD/MI; 36 s...
Kemenkes: Deteksi H3N2 'Superflu' Lebih Rendah pada 2026
Kemenkes: meski influenza meningkat, deteksi H3N2 subclade K ('superflu') lebih rendah pada 2026 dibanding 2...
Merah Putih Bertanya: 750 Aktor Reenaksi Insiden Hotel Yamato
750 aktor menampilkan kembali insiden Hotel Yamato pada Sabtu, merekonstruksi penurunan dan pengoyakan bende...
Kementerian Kebudayaan Gelar Pentas KILA 2026 untuk Bangkitkan Lagu Anak
Kementerian Kebudayaan menggelar Pentas KILA 2026 di Jakarta untuk menghidupkan kembali lagu anak dan mengem...
Perpustakaan Danantara Resmi Dibuka di Museum Nasional
Perpustakaan Danantara resmi dibuka 25 September 2026 di Museum Nasional; koleksi langka bisa dibaca gratis...