5 Buah yang Harus Dibatasi Penderita Diabetes dan 5 Pilihan Aman
Bagi penderita diabetes, tidak semua buah aman dikonsumsi karena beberapa dapat memicu lonjakan gula darah. Artikel ini merangkum lima buah dengan kandungan gula tinggi yang sebaiknya dibatasi dan lima buah yang relatif aman jika dikonsumsi dalam porsi wajar. Penyebab utama adalah kandungan fruktosa atau glukosa alami yang cepat menaikkan kadar gula dalam darah.
Buah dengan kandungan gula tinggi yang perlu dibatasi
Beberapa buah mengandung gula alami yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan gula darah dengan cepat. Penderita diabetes disarankan membatasi asupan buah-buahan berikut:
- Mangga — Rasa manis khas mangga berasal dari kadar gula yang tinggi. Satu buah matang dapat menyebabkan lonjakan gula darah signifikan.
- Anggur — Mengandung glukosa dan indeks glikemik yang relatif besar; konsumsi berlebihan bisa cepat meningkatkan gula darah.
- Pisang (terutama matang) — Pisang matang memiliki kandungan gula lebih tinggi dibandingkan pisang yang masih agak hijau, sehingga kurang ideal bila dikonsumsi banyak.
- Nanas — Meskipun segar dan kaya vitamin, nanas memiliki gula alami cukup tinggi dan indeks glikemik sedang-tinggi.
- Semangka — Mengandung banyak air tapi memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat mempercepat kenaikan gula darah.
Buah yang relatif aman untuk dikonsumsi setiap hari
Ada juga buah yang lebih ramah bagi pengendalian gula darah. Buah-buah berikut dapat menjadi pilihan jika disantap dalam porsi wajar:
- Apel — Kaya serat pektin yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
- Pir — Memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan serat tinggi, baik untuk menjaga kestabilan gula darah.
- Jeruk — Sumber vitamin C dan serat; dampak terhadap lonjakan gula umumnya minimal jika dikonsumsi utuh, bukan dalam bentuk jus.
- Stroberi — Buah beri rendah gula dan kaya antioksidan, cocok untuk penderita diabetes.
- Alpukat — Hampir tidak mengandung gula dan kaya lemak sehat, membantu menjaga kadar gula tetap stabil.
Catatan tentang pengolahan dan porsi
Selain memilih jenis buah, cara pengolahan dan ukuran porsi juga menentukan dampak pada gula darah. Artikel menyebutkan pentingnya memperhatikan pengolahan karena salah pengolahan dapat merusak nutrisi atau mempercepat penyerapan gula.
Secara umum, konsumsi buah utuh lebih dianjurkan daripada jus, dan batasi porsi agar tidak memicu lonjakan gula. Pilih buah rendah gula untuk konsumsi harian dan batasi buah berindeks glikemik tinggi sesuai kebutuhan medis.
Kesimpulan: Memilih buah yang tepat dan memperhatikan porsi membantu penderita diabetes mendapatkan manfaat vitamin, mineral, dan serat tanpa menaikkan gula darah secara berbahaya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Jakarta Incar Jadi Pusat Produksi Film Internasional
Gubernur Pramono Anung mendorong Jakarta jadi pusat produksi film internasional melalui JFC, insentif, dan k...
Playlist Rewind 2026 Kembali di Bandung, Hadirkan Peterpan hingga Raisa
Playlist Rewind 2026 kembali ke Bandung bersama Playmaker, menampilkan Peterpan, Letto, Raisa, Burgerkill, P...
Jakarta Naik ke Peringkat 15 Dunia dalam Indeks Transportasi Umum 2026
Jakarta naik ke peringkat 15 dunia dalam survei transportasi umum Time Out 2026 dengan skor 79,2%, didorong...
Telkomsel Dukung Perempuan Berlari Vol.3 dengan Paket Rp55.000
Telkomsel dan FITA hadirkan Paket Combo Fit Rp55.000 untuk 1.000 peserta Perempuan Berlari Vol.3, termasuk 5...
Hijaberies Luncurkan Motion Series, Busana Olahraga Modest
Hijaberies meluncurkan Motion Series, koleksi busana olahraga modest yang kombinasi fungsi dan kenyamanan un...
Masjid Terapung An-Nur Diresmikan di Ancol, Tampung 900 Jemaah
Gubernur Pramono Anung meresmikan Masjid Terapung An-Nur di Ancol; bangunan 2.241 m² menampung hingga 900 je...