Aceh Besar Mulai Cairkan Gaji ke-13 ASN sejak 3 Juni 2026
Kota Jantho, Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mencairkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 3 Juni 2026. Pencairan dilakukan secara bertahap di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) setelah proses administrasi dan verifikasi keuangan selesai dilaksanakan. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memenuhi hak pegawai sekaligus membantu kebutuhan keluarga menjelang tahun ajaran baru.
Jumlah penerima dan anggaran
Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil, menyampaikan rincian penerima dan anggaran pencairan. Menurutnya, penerima terdiri dari PNS, PPPK, dan anggota DPRK yang memenuhi syarat administrasi.
Rincian menurut Sekda:
- PNS: 4.982 orang
- PPPK: 1.431 orang
- DPRK: 39 orang
Bahrul Jamil menyebut total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran gaji ke-13 sebesar 31.213.607.024 (angka sebagaimana disampaikan pejabat daerah).
Alasan pencairan dan manfaat ekonomi
Pencairan gaji ke-13 ini mengacu pada regulasi pemerintah pusat tentang pemberian gaji tambahan bagi ASN, PPPK, pensiunan, dan pejabat negara. Pemerintah daerah menilai langkah ini penting untuk membantu kebutuhan rumah tangga pegawai, terutama untuk persiapan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.
"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mulai mencairkan gaji ke-13 ASN sejak 3 Juni 2026. Proses pencairan dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang berlaku dan diharapkan dapat membantu kebutuhan para pegawai, khususnya untuk keperluan pendidikan anak-anak menjelang masuk sekolah," ujar Bahrul Jamil.
Selain manfaat langsung bagi penerima, pemerintah daerah memperkirakan adanya dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Tambahan penghasilan diperkirakan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di tingkat rumah tangga.
Proses administrasi dan tindak lanjut
Pemerintah Kabupaten meminta seluruh OPD mempercepat penyelesaian dokumen administrasi agar pembayaran tidak tertunda. Sekda menegaskan hingga pelaporan terakhir tidak terdapat hambatan berarti dalam proses penyaluran.
Lebih jauh, Bahrul Jamil mengingatkan ASN agar meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan. Ia menekankan bahwa perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai harus diimbangi dengan kinerja yang baik.
Pencairan akan terus berlangsung sampai seluruh ASN menerima hak mereka. Pemerintah daerah berharap pencairan gaji ke-13 dapat menjaga kesejahteraan pegawai sekaligus mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Beasiswa Martabe 2026: PT Agincourt Salurkan Rp5,29 Miliar
PT Agincourt Resources salurkan Beasiswa Martabe 2026 kepada 341 pelajar/mahasiswa Tapanuli Selatan dengan t...
AMPI Binjai Gelar Safari Dakwah Subuh Kolaborasi dengan Pemko
G-SDS AMPI Kota Binjai bersama Pemko menggelar Safari Dakwah Subuh di Masjid Al-Fatih (26/7/2026) untuk mema...
Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD Medan, Diskon Pajak Hingga 75%
Bapenda Medan hadirkan Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD 26 Juli, tawarkan potongan PBB hingga 75% dan di...
Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Bupati Putra Mahkota ajak 16 raja luat bersinergi wujudkan Padang Lawas Maju melalui silaturahim dan penyera...
Polsek Hutaimbaru Gelar Dialog 'Kopi Kamtibmas' Pererat Sinergi Keamanan
Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog Kopi Kamtibmas pada 24/7 untuk pererat sinergi keamanan, lawan nark...
17 Camat Mangkir, Pembahasan P-APBD Deliserdang Terhenti
Pembahasan LPP APBD 2025 di DPRD Deliserdang tertunda setelah 17 dari 22 Camat tidak hadir dalam rapat Bangg...