Teknologi

13 Finalis Speaking Contest 2026 Siap Adu Gagasan soal AI

Bagikan:
Finalis Speaking Contest 2026 siap tampil dan beradu gagasan tentang kecerdasan buatan

13 finalis dari siswa, mahasiswa, dan guru akan berkompetisi pada Grand Finale Speaking Contest 2026 yang digelar LPB Universitas Indraprasta (Unindra) pada 10 Juni 2026. Mereka akan menyampaikan gagasan terkait tema “Speaking in the AI Era: Literacy, Education, and Creativity of the Future Generation”.

Finalis, kategori, dan proses seleksi

Panitia memilih 13 peserta terbaik setelah proses seleksi berjenjang dan penilaian video presentasi oleh dewan juri. Dewan juri terdiri atas akademisi dan praktisi bahasa. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia dan terbagi dalam tiga kategori utama.

  • Siswa
  • Mahasiswa
  • Guru

Tema lomba dan kriteria penilaian

Pada babak puncak, finalis akan memaparkan gagasan mereka tentang literasi, pendidikan, dan kreativitas generasi mendatang di era kecerdasan buatan. Penilaian fokus pada beberapa aspek kunci.

  • Performa atau penyajian di panggung
  • Struktur retorika dan alur argumen
  • Penguasaan materi
  • Kefasihan berbahasa Inggris

Penghargaan dan pengalaman edukatif

Panitia akan menetapkan juara untuk tiap kategori dengan perincian berbeda. Untuk kategori siswa dan mahasiswa, tersedia juara I sampai V. Sementara itu, kategori guru menempati juara I sampai III.

Selain pengakuan, para pemenang mendapat kesempatan mengikuti kunjungan edukatif. Rencana kunjungan meliputi institusi penyiaran nasional dan internasional.

Tujuan penyelenggaraan

Penyelenggara menyatakan lomba ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi bahasa dan keterampilan komunikasi generasi muda. Kegiatan juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

"Melalui Speaking Contest 2026, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan solusi terkait perkembangan kecerdasan buatan. Sekaligus mengasah keterampilan komunikasi yang sangat dibutuhkan pada abad ke-21," kata Kabul Budiono saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

"Keterlibatan TVRI World dan RRI Siaran Luar Negeri memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Peserta dapat memahami praktik komunikasi global sekaligus mengenal lebih dekat dunia penyiaran internasional," ujar Muhammad Sulhan, Ketua Pelaksana.

Implikasi dan pandangan ke depan

Ajang ini memberi ruang bagi generasi muda menghadapi tantangan komunikasi di era AI. Selain itu, lomba membuka kemungkinan kolaborasi pendidikan dan media penyiaran untuk mendukung literasi digital dan bahasa.

Grand Finale pada 10 Juni 2026 diperkirakan menjadi momen penilaian gagasan yang mencerminkan adaptasi pendidikan terhadap perkembangan kecerdasan buatan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait