FIFGROUP Gelar FIFestival Street Food 2026 Dorong UMKM Naik Kelas
PT Federal International Finance (FIFGROUP) menggelar FIFestival Street Food 2026 sebagai rangkaian HUT ke-37. Kegiatan berlangsung di Jakarta Selatan pada Selasa, 2 Juni 2026, dan ditujukan memberi wadah bagi UMKM binaan untuk mengembangkan usaha serta memacu jiwa kompetisi.
FIFestival sebagai wadah pengembangan UMKM
Direktur FIFGROUP Esther Sri Harjati menegaskan acara ini dirancang untuk mendorong keberanian pelaku usaha kecil. Kegiatan memberi ruang bagi UMKM untuk menguji kemampuan, tampil di hadapan publik, dan menyiapkan diri untuk tumbuh.
Dan FIFestival ini menjadi wadah tentunya mendorong keberanian UMKM binaan FIFGROUP khususnya untuk memiliki jiwa kompetisi. Kemudian siap untuk bertumbuh dan bahkan nanti menjadi customer dari FIFGROUP kita ini
Esther Sri Harjati menyampaikan sambutan pembukaan pada acara yang menjadi bagian dari perayaan 37 tahun perusahaan.
Pembinaan, edukasi branding, dan fasilitas pembiayaan
GS Building ESR & Sustainability Division Head FIFGROUP, Theresia Muliani atau Iis, menjelaskan FIFestival juga bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan. Program memberi pembelajaran praktis agar UMKM memiliki daya saing lebih tinggi.
Ini sebenarnya merupakan wujud dari komitmen FIFGROUP dalam mengembangkan UMKM yang ada di masyarakat. Dengan tujuan supaya UMKM-UMKM yang ada di masyarakat ini bisa mempunyai daya saing yang tinggi
Iis mengatakan pembinaan mencakup edukasi branding dan pengemasan produk, serta pendampingan usaha. Perusahaan juga membuka akses pembiayaan melalui Finatra bagi pelaku yang membutuhkan tambahan modal.
Kami mengajarkan edukasi bagaimana untuk melakukan branding dan cara pengemasan yang baik. Supaya mereka bisa berkompetisi
Peserta dan proses kurasi
FIFestival Street Food 2026 diikuti 28 UMKM yang berpartisipasi selama tiga hari, dari 2 sampai 4 Juni. Peserta terdiri atas 13 UMKM binaan FIFGROUP, 11 pelaku usaha dari karyawan, dan empat UMKM yang menjadi kreditur Finatra.
Total yang ada hari ini, selama tanggal 2 sampai tanggal 4 Juni, selama 3 hari ada 28 UMKM yang bergabung. Di sini ada 13 UMKM binaan FIFGROUP dan ada 11 UMKM dari karyawan dan ada 4 UMKM
Peserta dipilih melalui proses kurasi berdasarkan hasil pembinaan. Penilaian fokus pada pengembangan logo, kemasan produk, dan promosi melalui media sosial sebagai tolok ukur kesiapan pasar.
Impak dan arah ke depan
Program ini tidak hanya membuka ruang jualan sesaat, tetapi juga membekali UMKM dengan keterampilan pemasaran dan akses modal. Dengan langkah tersebut, FIFGROUP berharap pelaku usaha binaan dapat meningkat daya saingnya di pasar lokal.
Ke depan, pembinaan serupa diharapkan terus dijalankan untuk menjangkau lebih banyak UMKM, termasuk karyawan dan purnakaryawan yang ingin berwirausaha mandiri.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Produk Indonesia Dilirik Buyer Spanyol, Potensi Transaksi USD2,31 Juta
Atase Perdagangan RI di Madrid catat potensi transaksi USD2,31 juta dari business matching; buyer Spanyol mi...
ISF 2026 Perkuat Kolaborasi Global untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
ISF 2026 digelar 6-7 Oktober di Jakarta untuk memperkuat kolaborasi global dalam pembiayaan, teknologi, dan...
Konsistensi Pasokan Ayam Kunci Kelancaran Operasional Bisnis Kuliner
Konsistensi pasokan ayam — ukuran, potongan, kualitas, dan jadwal pengiriman — menjadi penentu efisiensi dan...
Geo Dipa: Potensi Panas Bumi Indonesia Baru 11% Tergarap
Geo Dipa: potensi panas bumi 24 GW, namun baru 11% (2,7 GW) tergarap; hambatan utama biaya tinggi, waktu pem...
BI: KLM Perkuat Pembiayaan Perumahan, Rp118 T Tersalurkan
BI menyatakan KLM mendukung pembiayaan perumahan; realisasi 1,32% setara Rp118 triliun disalurkan ke 111 ban...
DPR Soroti Usulan HIPMI Naikkan Plafon KUR Jadi Rp2 Miliar
DPR menyoroti usulan HIPMI naikkan plafon KUR menjadi Rp2 miliar untuk memperluas pembiayaan UMKM kelas mene...