Polres Sergai Gelar Festival Layang-Layang HUT Bhayangkara ke-80
Perbaungan — Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar Festival Layang-Layang di Kecamatan Perbaungan, Kamis (25/6), sebagai rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini bertujuan melestarikan kearifan lokal sekaligus menggerakkan perekonomian warga setempat.
Suasana festival dan partisipasi warga
Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan dan atraksi layang-layang. Acara berlangsung meriah dengan berbagai model dan warna layang-layang yang menghiasi langit Perbaungan. Panitia menyatakan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Festival juga menjadi wadah kreasi bagi peserta dari berbagai usia. Selain kompetisi, panitia menyediakan sesi demonstrasi pembuatan layang-layang untuk menarik minat generasi muda kembali pada permainan tradisional.
Dampak ekonomi untuk UMKM
Antusiasme pengunjung memberi efek langsung pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pedagang makanan, minuman, dan produk lokal ramai dikunjungi di sekitar arena festival.
Melalui kesempatan ini kami mengadakan perlombaan kearifan lokal layang-layang sebagai bentuk pelestarian budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Sergai
Kapolres Sergai menekankan bahwa salah satu tujuan kegiatan adalah memberi ruang bagi UMKM untuk mendapat tambahan penghasilan. Keramaian pengunjung dinilai menjadi berkah sekaligus stimulus ekonomi lokal.
Pelestarian budaya dan hubungan Polri-masyarakat
Penyelenggaraan festival mencerminkan komitmen Polres untuk menjaga permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan generasi muda. Kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Ramainya pengunjung memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil yang berjualan di lokasi kegiatan. Ini menjadi salah satu tujuan kami agar kegiatan yang dilaksanakan Polres juga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat
Kapolres berharap festival ini dapat berlanjut sebagai agenda rutin yang memperkuat pelayanan Polri yang profesional dan humanis. Penyelenggaraan HUT Bhayangkara kali ini dinilai berhasil mengedepankan kedekatan antara aparat dan warga.
Kegiatan ditutup dengan suasana kebersamaan dan semangat pelestarian budaya, sekaligus meninggalkan dampak ekonomi positif jangka pendek bagi pelaku usaha lokal.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Krisis Stok Darah di Tapaktuan, Pasien Menunggu Transfusi Dua Hari
Stok darah di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan menipis; seorang pasien belum mendapat transfusi selama du...
Kejari Deliserdang Lantik Donny Parulian sebagai Kasi Pidsus
Kejari Deliserdang melantik Donny Parulian Nababan sebagai Kasi Pidsus pada 25 Juni; upacara juga mencakup k...
URC Polres Langsa Ringkus Terduga Pelaku Pelecehan Anak
Tim URC Satreskrim Polres Langsa menangkap terduga pelaku pelecehan anak setelah pelacakan lintas daerah; te...
Ketua HISSI Aceh Minta Menteri ESDM Mundur soal Blok Andaman
Ketua HISSI Aceh minta Menteri ESDM mundur terkait polemik pengelolaan migas Blok Andaman yang memicu konfli...
Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan Galang Dimulai, Galian C Ilegal Ditutup
Gubernur Sumut Bobby Nasution pastikan perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan Galang dimulai, galian C ilegal...
Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar
Peringatan Hari Asyura di Aceh Besar diramaikan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam, diikuti 34 tim untuk...