Presiden Evaluasi Haji 2026: Rapat 2,5 Jam di Padepokan
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan haji 2026 selama sekitar 2,5 jam di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Jawa Barat. Pertemuan digelar untuk membahas catatan dan perbaikan layanan haji agar penyelenggaraan berikutnya berjalan lebih baik.
Rapat evaluasi dan tujuan
Rapat berlangsung intens dan fokus pada perbaikan tata kelola serta pelayanan jemaah. Menteri Sekretaris Negara menyatakan durasi rapat sekitar 2,5 jam sebagai bagian dari pembahasan rinci soal temuan dan langkah perbaikan.
Peserta rapat
Pertemuan dihadiri langsung oleh Menteri Haji dan Umroh, Mochamad Irfan Yusuf, serta Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak. Hadir pula Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji, Cucun Ahmad Syamsyurijal, anggota Komisi VIII Abidin Fikri, dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Catatan perbaikan yang disiapkan
Pihak kementerian menyatakan akan menyerahkan sejumlah catatan hasil evaluasi untuk dijadikan bahan perbaikan. Wakil Menteri Haji dan Umroh menyebutkan jumlah poin yang akan disampaikan kepada Presiden.
Ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden. Yang jelas Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi umat Islam yaitu berhaji agar bisa berjalan dengan baik
Menurut penjelasan rapat, poin-poin tersebut mencakup aspek pelayanan jemaah, koordinasi antarinstansi, serta penanganan kendala operasional di lapangan. Semua catatan akan diproses sebagai rekomendasi kebijakan untuk tahun berikutnya.
Tindak lanjut dan harapan
Rapat ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki penyelenggaraan haji. Para pihak yang hadir sepakat menyerahkan catatan evaluasi kepada Presiden untuk ditindaklanjuti. Pemerintah berharap perbaikan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jemaah Indonesia.
Dengan adanya 20 poin yang sedang disusun, langkah selanjutnya adalah verifikasi teknis dan pembentukan timeline implementasi. Pemerintah dan DPR, melalui Tim Pengawas Haji, akan memantau realisasi rekomendasi agar perbaikan terlihat pada penyelenggaraan haji berikutnya.
Berita Terkait
DPR: Pengabdian Eks KSAL Achmad Sutjipto Layak Jadi Teladan
Mantan KSAL Laksamana (Purn) Achmad Sutjipto wafat 18 Juni 2026; DPR memuji pengabdiannya dan menilai layak...
Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Tampung 400 Ribu Siswa pada 2029
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan Sekolah Rakyat menampung lebih dari 400.000 siswa pada 2029, dari 45.000...
Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Jadi Tiga, Ribuan Terdampak
Tiga orang tewas dan 6.412 jiwa terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026; ribuan r...
Kementerian PU: Jembatan Palu 1 dan 4 Aman Setelah Gempa
Kementerian PU memastikan Jembatan Palu 1 dan 4 aman dipakai setelah gempa 16 Juni 2026; tidak ditemukan ker...
Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah: Fakta, Dampak, dan Mitigasi
Gempa M6,7 mengguncang Sulawesi Tengah 16 Juni 2026; tak berpotensi tsunami namun menimbulkan kerusakan, pul...
Regenerasi Kepemimpinan TNI Diperkuat Lewat Sertijab Strategis
TNI melaksanakan sertijab strategis di Mabes TNI, Cilangkap pada 17 Juni 2026 sebagai bagian dari regenerasi...