Nasional

Kamrussamad: Ekonomi Berkualitas Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Bagikan:
Kamrussamad menyampaikan pandangan tentang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di kompleks parlemen

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan sebelum Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Rasio pertumbuhan dan penciptaan pekerjaan

Kamrussamad menekankan pentingnya mengukur kualitas pertumbuhan ekonomi dari aspek penyediaan pekerjaan. Menurutnya, ada ekspektasi konkret terhadap berapa banyak pekerjaan yang terbuka saat ekonomi tumbuh.

“Setiap pertumbuhan ekonomi 1% haruslah bisa menciptakan lapangan kerja, berapa angka lapangan kerja yang tercipta? Berdasarkan rumus para ahli ekonomi, para ekonom kita mengatakan, setiap pertumbuhan ekonomi 1% membuka 900.000 lebih lapangan kerja baru,”

Angka itu dijadikan tolok ukur untuk menilai apakah pertumbuhan yang terjadi memang dirasakan masyarakat luas atau hanya berorientasi pada indikator makro semata.

Fokus pada sektor pencipta kerja dan hilirisasi

Selain jumlah, Kamrussamad meminta agar publik mengetahui sektor dan bidang mana yang mampu menyerap tenaga kerja dari pertumbuhan tersebut. Ia menyebut implementasi hilirisasi sebagai salah satu aspek yang dinantikan masyarakat untuk meningkatkan kualitas lapangan kerja.

Dengan fokus pada sektor yang padat karya dan proses hilirisasi, diharapkan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih merata oleh tenaga kerja di berbagai lapisan.

Peran Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund

Kamrussamad menilai selama ini pertumbuhan ekonomi banyak bergantung pada APBN serta investasi domestik dan asing. Untuk mendorong kualitas pertumbuhan baru, ia menyambut hadirnya lembaga investasi negara, Danantara.

“Dengan adanya Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund, kita harapkan bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru yang berkualitas,”

Ia berharap Danantara mampu menjadi katalisator investasi yang memberi efek nyata pada penciptaan lapangan kerja dan pengembangan hilirisasi industri.

Harapan pada pidato kenegaraan dan kebijakan

Kamrussamad menilai pidato kenegaraan penting karena menjadi pidato kedua Presiden Prabowo dalam masa kepemimpinan nasional. Ia berharap pidato tersebut menegaskan komitmen negara terhadap hak warga memperoleh penghidupan dan pekerjaan layak.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar amanah Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar dapat diterjemahkan ke dalam strategi kebijakan pembangunan nasional yang konkret. Menurut Kamrussamad, itu adalah salah satu hal penting yang ingin didengar masyarakat pada pidato kenegaraan tahun kedua pemerintahan.

Dengan menautkan target penciptaan lapangan kerja ke kebijakan fiskal, investasi, dan lembaga seperti Danantara, Kamrussamad berharap pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga bermakna bagi kehidupan pekerja dan keluarga di seluruh negeri.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait