DWP Aceh Besar Dorong Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus
KOTA JANTHO — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Besar, Nurbaiti Bahrul Jamil, mendorong anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus bersemangat belajar dan tidak mudah menyerah. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Literasi Praktis dalam rangka mendukung program DWP Mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (21/7).
DWP Mengajar: Hadir untuk pendidikan inklusif
Nurbaiti menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama atas pendidikan, kasih sayang, dan kesempatan berkembang sesuai kemampuan. Kehadiran DWP Aceh Besar di SLB Kota Jantho disebutnya sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap pendidikan inklusif.
“Melalui program DWP Mengajar, kami ingin hadir, berbagi, dan belajar bersama anak-anak hebat di SLB ini. Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan, kasih sayang, dan kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya,”
Pesan motivasi untuk siswa
Dalam kegiatan itu Nurbaiti memberi dorongan agar siswa tidak minder karena keterbatasan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ditentukan oleh semangat dan kegigihan, bukan kecepatan belajar semata.
“Tetap semangat belajar, jangan takut mencoba, dan belajarlah dengan hati yang senang. Mungkin cara belajar kita berbeda, tetapi semangat kita sama-sama hebat. Anak hebat bukan yang paling cepat, tetapi yang paling pantang menyerah,”
Apresiasi untuk guru SLB
Selain memotivasi siswa, Nurbaiti menyampaikan penghargaan kepada guru-guru SLB Kota Jantho. Ia menyebut para pendidik itu sebagai pejuang yang bekerja dengan kesabaran dan kasih sayang setiap hari.
“Kami menyadari bapak dan ibu guru di SLB adalah pejuang sesungguhnya. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan, semangat, dan solidaritas. Kami juga ingin belajar dari para guru dan anak-anak di sekolah ini,”
Manfaat kegiatan dan harapan ke depan
Nurbaiti berharap kegiatan Literasi Praktis memberi manfaat praktis, menumbuhkan kecintaan pada belajar, dan mempererat silaturahmi antara DWP Aceh Besar dan keluarga besar SLB Kota Jantho. Kegiatan ini juga bertujuan memberi dukungan moral sekaligus sarana belajar bersama.
Harapannya, program seperti ini bisa terus berlanjut untuk memperkuat akses pendidikan inklusif dan mendorong potensi anak-anak berkebutuhan khusus.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Peer Pressure Remaja, Jamu Sungai Deli, dan Cath Lab Baru di Medan
BNN Sumut edukasi bahaya peer pressure di SMA Negeri 5 Medan; Pemkot gelar Jamu Sungai; RSUD Pirngadi operas...
Kapolres Paluta Dipuji Usai Jaga Keamanan Tanpa Menahan Warga
Sahmar Hasibuan memuji Kapolres Paluta yang menjaga keamanan sengketa lahan PT Agrinas Palma tanpa menahan w...
Pemprov Sumut Rampungkan PA untuk Usulan Megalitik Nias Selatan ke UNESCO
Pemprov Sumut menyelesaikan dokumen PA untuk mengusulkan kawasan megalitik Nias Selatan ke UNESCO; dokumen d...
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Rp137,5 Juta Bantuan Sosial Tunai
Pemkab Tapanuli Utara menyalurkan bantuan sosial tunai Rp137,5 juta untuk pengobatan dan perbaikan rumah kor...
Polrestabes Medan Tangkap Empat Pelaku Begal Bersenjata
Polrestabes Medan menangkap empat pelaku komplotan begal bersenjata di Percut Seituan; korban TSF kehilangan...
Menko Yusril Tinjau Showroom Dekranasda Aceh Besar
Menko Yusril dan istri mengunjungi Showroom Dekranasda Aceh Besar pada 5 November untuk meninjau dan mengapr...