Nasional

Delapan Mahasiswa RI-Tiongkok Dikukuhkan Duta Persahabatan

Bagikan:
Mahasiswa Indonesia dan Tiongkok dalam acara pengukuhan Duta Persahabatan di Universitas Al Azhar

Delapan mahasiswa dari Indonesia dan Tiongkok resmi dikukuhkan sebagai Duta Persahabatan pada acara "Pelayaran Cheng Ho: Sang Duta Persahabatan Dunia" di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. Program itu digelar untuk memperkuat hubungan antargenerasi melalui pendidikan, pertukaran budaya, dan jejaring sosial lintas negara.

Pengukuhan Duta Persahabatan

Pengukuhan dilakukan secara simbolis dengan pemakaian atribut dan penandatanganan sertifikat. Masing-masing mahasiswa Indonesia dipasangkan satu-satu dengan mahasiswa Tiongkok sebagai lambang persahabatan yang diharapkan berlanjut.

Rangkaian kegiatan budaya

Selain pengukuhan, kegiatan diisi beragam pertunjukan budaya. Delegasi Kunming City College menyuguhkan lagu-lagu rakyat Yunnan. Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia menampilkan tarian tradisional Indonesia.

Mahasiswa kedua negara juga bekerja bersama pada beberapa aktivitas inti, antara lain:

  • Melukis gulungan panjang sekitar delapan meter bertema Cheng Ho, memperlihatkan kapal, ombak, dan kota-kota bersejarah;
  • Mencoba pakaian tradisional Hanfu sebagai pengalaman budaya langsung;
  • Praktik kaligrafi Tiongkok dan pencetakan tradisional Jia Ma khas Yunnan;
  • Pertukaran tajuk budaya dan diskusi antarmahasiswa.

Peserta dan penyelenggara

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pertukaran budaya yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Yunnan. Acara diikuti hampir 200 dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Indonesia dan Tiongkok, dengan Universitas Al Azhar Indonesia menjadi tuan rumah pada sesi Jakarta.

Makna dan tujuan

Program yang terinspirasi semangat pelayaran Laksamana Cheng Ho itu bertujuan memperkuat komunikasi antargenerasi, memperluas pemahaman budaya, dan membangun jejaring persahabatan lintas negara. Inisiatif ini diharapkan menumbuhkan hubungan antarmasyarakat yang berkelanjutan, di samping kerja sama formal antarpemerintah.

Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, penyelenggara berharap relasi yang terbentuk tidak hanya bersifat simbolis, tetapi berlanjut dalam bentuk kolaborasi akademis, proyek budaya, dan pertukaran pengalaman profesional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait