Syekh Ariful Bahri Dukung Program One Home One Hafizh dan Duta Dai Cilik
Medan — Syekh Dr. H. Ariful Bahri Lc MA memberikan dukungan terhadap program One Home One Hafizh dan Duta Dai Cilik yang diinisiasi oleh Fadhli Sudiro (UFAS), Founder & Direktur Madinatul Quran sekaligus Ketua DPD Al Ittihadiyah Kota Medan, saat melaksanakan umrah di Madinah belum lama ini. Dukungan itu menyasar pembinaan penghafal Al-Qur'an, dai, dan calon pemimpin sejak usia dini sebagai upaya regenerasi ulama dan umara.
Dukungan ulama internasional
Menurut keterangan yang diterima, Syekh Ariful Bahri menyatakan dukungannya secara langsung kepada inisiator program. Pernyataan ini menegaskan pengakuan internasional terhadap upaya membina generasi Qurani di Indonesia.
"Ulama internasional asal Indonesia yang menjadi pengisi kajian di Masjid Nabawi, Syekh Dr H. Ariful Bahri Lc MA, menyatakan dukungannya terhadap penguatan program Duta Hafizh Disabilitas Gerakan One Home One Hafizh dan Duta Dai Cilik TVRI dan MUI yang diinisiasi oleh UFAS (Ustadz Fadhli Sudiro), Founder & Direktur Madinatul Quran sekaligus Ketua DPD Al Ittihadiyah Kota Medan."
Tujuan dan ruang lingkup program
Program ini dirancang untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan mampu menjadi penerus dakwah. Inisiator menekankan bahwa gerakan One Home One Hafizh lebih dari sekadar penghafalan; ini adalah upaya membangun peradaban melalui keluarga Qurani.
Dengan target kelahiran satu hafizh di setiap rumah, program berambisi mencetak tokoh yang memberi dampak bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia.
Figur inspiratif dari berbagai daerah
Beberapa anak dan remaja yang terlibat telah menunjukkan prestasi dan semangat luar biasa. Mereka antara lain:
- Zahran Auzan — Duta Hafizh Berprestasi Internasional
- Kak Naja Hudia Afifurrahman — Duta Hafizh Istimewa dari Bima, NTB
- Revan dan Revin — Duta Hafizh Tuna Netra Sumut
- Muhammad Tegar Setiawan — Duta Tuna Daksa Sumut
- Berbagai Duta Dai Cilik TVRI yang aktif berdakwah sejak usia dini
Seruan untuk beasiswa dan sinergi kelembagaan
Syekh Ariful Bahri mendorong agar pembinaan generasi Qurani menjadi agenda strategis nasional. Ia mengajak pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan, organisasi Islam, serta dermawan untuk bersinergi menyediakan beasiswa bagi peserta berprestasi.
Beasiswa itu diharapkan membuka akses studi di pusat-pusat keilmuan Islam seperti Makkah, Madinah, Mesir, Turki, dan Maroko, sehingga muncul ulama Indonesia yang berkompetensi ilmiah tinggi dan berwawasan internasional namun tetap berakar pada nilai kebangsaan.
Gerakan ini juga menekankan inklusivitas, khususnya bagi penyandang disabilitas, agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penghafal Al-Qur'an, dai, dan calon pemimpin umat di masa mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pangdam I/BB Pimpin Panen Raya TNI Dukung Ketahanan Pangan di Langkat
Pangdam I/BB pimpin Panen Raya TNI di Sirapit, Langkat (17/7) sebagai dukungan ketahanan pangan dan penyerah...
Rumah Kayu Terbakar di Lampreh Aceh Besar, 1 KK Mengungsi
Rumah kayu milik Asiah, 68, di Gampong Lampreh terbakar Jumat (17/7); satu KK (5 jiwa) mengungsi, tidak ada...
DPMG dan Baitul Mal Salurkan Bantuan Modal untuk BUMG Leu Ue
DPMG dan Baitul Mal Aceh verifikasi BUMG Maju Sejahtera Leu Ue untuk penyaluran bantuan modal usaha dari zak...
Alfian Zuhri Terpilih Pimpin Kodrat Aceh, Targetkan 2 Emas di PON 2028
Alfian Zuhri terpilih pimpin Kodrat Aceh dan prioritaskan konsolidasi untuk mengejar dua medali emas di PON...
Satpol PP Aceh Amankan Selebgram Aceh Besar Usai Siaran Langsung
Satpol PP dan WH Aceh mengamankan selebgram Aceh Besar setelah laporan siaran langsung TikTok yang diduga me...
Ketua DPRK Banda Aceh Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni
Ketua DPRK Irwansyah ST meletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Gampong Lhoong Cut sebagai b...