Dua Astronaut Artemis II Masuk Program Emeritus NASA
Dua astronaut Artemis II, Victor Glover dan Reid Wiseman, akan masuk program emeritus NASA mulai September 2026 di Johnson Space Center, Houston. Keputusan ini bertujuan agar keduanya tetap mendukung program antariksa dengan membagikan pengalaman dan keahlian teknis kepada generasi astronaut dan tenaga kerja berikutnya.
Status emeritus dan peran di JSC
Mulai September 2026, Glover dan Wiseman menjalani tugas sebagai staf emeritus di Johnson Space Center. Dalam status ini, mereka tidak lagi bertugas penuh waktu sebagai awak misi, tetapi tetap aktif membantu NASA melalui transfer pengetahuan.
Menurut keterangan resmi lembaga antariksa pada 10 September 2026, pengetahuan teknis mereka akan difokuskan untuk mendukung pelatihan dan persiapan misi berikutnya.
Fokus dukungan teknis
Glover akan memusatkan dukungan pada sistem wahana Orion dan integrasinya dengan perangkat misi lain. Ia akan berbagi pengalaman operasional dan pemeliharaan sistem untuk memperkuat kesiapan misi Artemis mendatang.
Sementara itu, Wiseman akan menyalurkan pengalaman penerbangan antariksa praktis yang relevan untuk persiapan misi Artemis III. Peran keduanya penting untuk melatih awak dan tim teknis menghadapi skenario nyata di orbit.
Hubungan dengan misi Artemis II dan III
Glover dan Wiseman adalah bagian dari kru Artemis II yang diluncurkan menggunakan roket Space Launch System. Dalam misi berawak selama 10 hari itu, mereka mengelilingi Bulan bersama Christina Koch dan Jeremy Hansen.
Keempat astronaut kembali mendarat di laut pada 10 April 2026. Artemis II merupakan misi berawak pertama yang membawa manusia ke orbit Bulan dalam lebih dari 50 tahun dan mencatat rekor jarak terjauh yang ditempuh manusia ke luar angkasa sejak era sebelumnya.
Implikasi bagi persiapan pendaratan di Bulan
Peran emeritus Glover dan Wiseman dipandang akan memperkuat persiapan teknis menjelang Artemis III. Misi tersebut akan menguji kemampuan docking antara Orion dan sistem pendaratan berawak komersial di orbit rendah Bumi sebagai bagian dari upaya pendaratan manusia di Bulan.
Dengan transfer pengalaman dari astronaut berpengalaman, NASA berharap kesiapan awak, prosedur operasi, dan integrasi sistem akan meningkat menjelang pelaksanaan misi-misi pendaratan selanjutnya.
Peralihan ini menegaskan strategi NASA untuk mempertahankan pengetahuan operasional kritis melalui keterlibatan aktif personel berpengalaman dalam peran non-aktif penuh.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Perusahaan RI Risau Kehilangan Manfaat AI jika Hanya Jalankan Pilot
Perusahaan Indonesia berisiko kehilangan manfaat produktivitas AI jika hanya menjalankan pilot; butuh pelati...
Adopsi AI Melonjak, Ancaman Kebocoran dan Kedaulatan Data
Adopsi AI di Indonesia meningkat pesat, namun risiko kebocoran data dan kedaulatan informasi menguat akibat...
Gerhana Matahari Total 2027: Siang Terbenam 6 Menit di Luxor
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menggelapkan siang hingga 6 menit di beberapa wilayah daratan, te...
NASA Siapkan SunRISE Pantau Ledakan Matahari 2027
NASA menargetkan peluncuran misi SunRISE pertengahan 2027 untuk memantau gelombang radio ledakan Matahari da...
Hari Komunikasi Damai: Etika Komunikasi Digital yang Diperlukan
Peringatan 7 Oktober mendorong etika komunikasi digital untuk mencegah kebencian, misinformasi, dan perundun...
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...