Medan Pilih Ekonomi Digital untuk Pemulihan Pascabencana
Medan, 31 Agustus – Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi menegaskan pemulihan pascabencana hidrometeorologi tidak cukup sekadar membangun kembali infrastruktur. Menurutnya, masyarakat juga harus dibekali keterampilan ekonomi digital agar usaha lokal cepat pulih dan berkembang.
Pemulihan pascabencana dan ekonomi digital
Pernyataan itu disampaikan Erfin saat membacakan sambutan Wali Kota Medan Rico Waas pada pembukaan Workshop Digital Entrepreneurship yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif di Hotel Grandhika, Senin (31/8).
Dari 21 kecamatan di Kota Medan, 19 sempat terdampak bencana. Erfin melihat program pemulihan ekonomi dari pemerintah pusat sebagai momentum untuk memperkuat pelaku UMKM lokal melalui keterampilan digital.
"Kami sangat mengapresiasi Kota Medan dipilih sebagai lokasi workshop ini, karena ketika kita berbicara tentang pemulihan, yang kita bangun bukan hanya sarana dan fasilitas, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk kembali berdiri, berkembang, dan menciptakan peluang baru," kata Erfin Fahrurrazi.
Isi workshop: aplikasi dan keterampilan
Workshop yang diikuti sekitar 100 peserta itu memberi pelatihan praktis penggunaan aplikasi untuk meningkatkan manajemen dan nilai produk lokal. Narasumber memandu peserta menggunakan alat digital yang familiar di kalangan pelaku usaha kreatif.
Beberapa aplikasi yang dikenalkan meliputi:
- ToCo untuk manajemen bisnis
- Canva untuk desain produk
Penggunaan aplikasi ini ditujukan agar UMKM tidak lagi bergantung pada operasional konvensional. Sistem digital memungkinkan bisnis berjalan lebih otomatis dan menjangkau pasar lebih luas.
"Dengan digitalisasi, para pelaku UMKM diharapkan tidak lagi bergantung penuh pada operasional konvensional. Penggunaan aplikasi memungkinkan sistem bisnis tetap berjalan secara otomatis dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujar perwakilan Kemenekraf.
Peran pemerintah daerah dan integrasi layanan
Direktur Aplikasi sekaligus Plt Direktur Jasa TIK Kementerian Ekraf, Tri Wahyudi, mengatakan program ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2026 tentang percepatan pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana. Fokusnya adalah pemulihan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.
"Jika instansi lain fokus pada penanggulangan awal bencana, Kemenekraf mengambil peran strategis untuk membangkitkan kembali unit bisnis warga yang sempat terdampak," kata Tri Wahyudi.
Kepala Diskominfo Kota Medan Arrahmaan Pane memaparkan rencana pengembangan Super Apps berbasis kecerdasan buatan yang akan mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu platform yaitu Medan Satu Data.
"Pengembangan aplikasi pintar ini merupakan arahan langsung dari Bapak Wali Kota Medan Rico Waas. Dimana seluruh aplikasi, layanan publik, hingga informasi kota akan disatukan dalam satu aplikasi induk Medan Satu Data," jelas Arrahmaan Pane.
Prospek ke depan
Penyelenggara berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga mendorong UMKM lokal tumbuh menjadi pemain skala nasional bahkan memasuki pasar global. Langkah ini dinilai kunci mengubah kerentanan pascabencana menjadi peluang pemulihan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Zikir Akbar Maulid Nabi di Simalungun Galang Donasi Pembangunan Masjid
Ratusan jamaah mengikuti Zikir Akbar dan Maulid Nabi di Simalungun, yang juga menggalang donasi untuk pemban...
DPRD Medan Minta Pemko Antisipasi Dampak Erupsi Sinabung
Wakil Ketua DPRD Medan minta Pemko antisipasi erupsi Gunung Sinabung (31/8) dan pertimbangkan libur sekolah...
Dua Bangunan Kayu di Gampong Lambaro Hangus Terbakar
Dua bangunan kayu di Gampong Lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar, hangus terbakar Selasa pagi; tak ada korban ji...
Bupati Tinjau Pengaspalan 5,6 Km di Gunung Maligas
Bupati Simalungun meninjau pengaspalan 5,6 km di Gunung Maligas pada 31 Agustus untuk memperlancar transport...
RAJA Minta Kejati Sumut Usut Mark Up Rumah Singgah Pematangsiantar
Puluhan massa DPP RAJA mendesak Kejati Sumut mengusut dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 di...
PP DMI Gelar Pelatihan Manajemen Akustik Masjid di Medan
PP DMI menggelar Pelatihan Manajemen Akustik Masjid Batch IV di Medan (27/8) untuk tingkatkan kemampuan BKM...