Lokal

DPRD Medan Minta Pemko Antisipasi Dampak Erupsi Sinabung

Bagikan:
Kolom abu vulkanik Gunung Sinabung menjulang di kejauhan

Medan — Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra, meminta Pemerintah Kota Medan mengantisipasi dampak erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8). Permintaan itu disampaikan menyusul tingginya kolom abu vulkanik yang dilaporkan mencapai 3.500 meter.

Kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat

Hadi Suhendra menyatakan abu vulkanik berpotensi terbawa angin hingga ke wilayah Kota Medan meskipun jarak antara Gunung Sinabung dan pusat kota sekitar 90 kilometer. Ia menilai potensi gangguan kesehatan tidak boleh diabaikan, khususnya pada anak-anak.

Hari ini kita lihat dari informasi yang tersebar secara luas, Gunung Sinabung mengalami erupsi, bahkan kolom abunya mencapai 3.500 meter atau 3,5 km. Hal ini harus diantisipasi oleh Pemko Medan

Menurut Hadi, abu vulkanik dapat memicu penyakit pernapasan. Ia menyoroti ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang umumnya lebih rentan dialami anak-anak.

Khususnya berpotensi pada gangguan kesehatan anak-anak kita. Kita khawatir anak-anak kita terganggu kesehatannya akibat dampak abu yang dihasilkan dari erupsi Gunung Sinabung ini. Berbagai penyakit bisa ditimbulkan, salah satunya ISPA yang rentan dialami oleh anak-anak

Usulan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar

Guna mengurangi risiko paparan abu, Hadi meminta Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mempertimbangkan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar. Saran ini ditujukan khususnya untuk jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP.

Saya fikir Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan perlu meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah sembari kita memantau bagaimana perkembangan erupsi Gunung Sinabung. Bila kondisinya sudah membaik, maka kegiatan belajar mengajar dapat dilanjutkan kembali

Ia menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan oleh pemerintah kota sebelum mengambil keputusan lebih lanjut mengenai pembukaan kembali aktivitas sekolah.

Jarak, skala erupsi, dan langkah selanjutnya

Meski posisi Gunung Sinabung sekitar 90 kilometer dari Medan, Hadi mengingatkan bahwa besaran kolom abu dapat memengaruhi jangkauan hamburan material vulkanik. Oleh karena itu, antisipasi teknis dan komunikasi publik perlu segera dilakukan.

Permintaan DPRD ini menempatkan perhatian pada langkah pencegahan dan mitigasi yang harus dijalankan Pemko Medan. Pemantauan kondisi udara, koordinasi antarinstansi, dan keputusan terkait kegiatan sekolah akan menjadi langkah berikutnya yang perlu diambil sesuai perkembangan situasi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait