Ketua PAC Bondowoso Dorong Warga Urus KTP dan Aktifkan KIS
BONDOWOSO – Destra Picatso, Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kota Bondowoso, mendampingi warga mengurus KTP dan mengaktifkan kembali Kartu Indonesia Sehat (KIS) pada Jumat, 22 Mei 2026 di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bondowoso. Langkah itu dilakukan untuk memotong kebuntuan birokrasi dan memastikan warga prasejahtera memperoleh hak dasar layanan administrasi dan kesehatan.
Awal aksi: satu KTP, dampak besar
Di ruang tunggu Disdukcapil, Destra yang berusia 27 tahun membantu seorang teman yang sudah putus asa menunggu cetak KTP selama tiga bulan. Dalam hitungan jam, dokumen selesai dicetak setelah Destra mendampingi prosesnya.
Dulu teman saya cuma butuh satu kartu, tapi birokrasi membuatnya menunggu berbulan-bulan tanpa kepastian. Setelah saya dampingi sebagai simpatisan PDI Perjuangan, semuanya beres dalam satu jam.
Bagi Destra, pencetakan KTP bukan sekadar administrasi. Dokumen itu membuka akses ke layanan publik dan menjadi pintu bagi warga untuk memperoleh hak sosial dan kesehatan.
Prioritas: menghidupkan kembali KIS
Setelah resmi menjabat sebagai Ketua PAC, Destra dan tim merancang peta jalan advokasi publik. Fokus utama adalah mengaktifkan kembali KIS bagi keluarga prasejahtera yang selama ini kehilangan akses karena administrasi tidak terselesaikan.
Di lapangan, mereka menemukan banyak warga memilih diam karena takut menghadapi meja pelayanan, minim informasi, dan merasa kecil di hadapan petugas. Akibatnya, kartu KIS terlantar dan hak jaminan kesehatan terhenti.
Dukungan struktur partai
Kehadiran Destra mendapat penguatan dari struktur partai setempat. Aan Nurhadi, Wakil Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PAC Kota Bondowoso, menegaskan peran partai harus nyata membantu warga kelas bawah.
Mandat organisasi ini bukan untuk duduk manis. Kami ingin memastikan masyarakat kelas bawah mendapatkan hak dasarnya tanpa harus merasa ciut atau terintimidasi.
Destra menyatakan tujuan politiknya adalah politik dari bawah: dekat dengan kebutuhan rakyat dan menghadirkan solusi praktis.
Tantangan dan langkah ke depan
Meskipun berhasil membantu beberapa kasus, tantangan birokrasi masih ada. Destra dan tim berencana memperluas kegiatan pendampingan pada titik-titik pelayanan publik lain dan meningkatkan sosialisasi agar warga lebih berani mengakses haknya.
Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana langkah sederhana di akar rumput dapat menyentuh denyut nadi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik pada peran partai politik dalam pelayanan publik.
Untuk membaca artikel terkait kegiatan partai di Jawa Timur, kunjungi Google News.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ambulans Relawan Dorong Tandu hingga Bukit Antarkan Pasien Kanker di Jember
Ambulans relawan di Jember mendorong tandu naik bukit untuk menjemput pasien kanker, mengungkap keterbatasan...
Surabaya Percepat Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Wali Kota Eri Cahyadi sebut keberhasilan pembangunan Surabaya bergantung pada sinergi birokrasi dan peran ak...
Kejurkab Bulutangkis 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet Trenggalek
Kejurkab Bulutangkis 2026 di Trenggalek (5–8 Juli) dimanfaatkan untuk menambah jam terbang atlet dan menjari...
DPRD Surabaya Panggil Dinkes dan RSUD Soewandhie soal Pelayanan Korban Konser
Ketua DPRD Surabaya akan memanggil Dinkes dan RSUD Soewandhie untuk klarifikasi pelayanan medis korban keric...
Larung Sembonyo di Pantai Popoh: Tradisi dan Upaya Pelestarian
Larung Sembonyo digelar di Pantai Popoh, Tulungagung pada 5 Juli 2026 sebagai ungkapan syukur dan upaya pele...
PDI Perjuangan Madiun Gelar Pelatihan Memasak untuk Perkuat UMKM
PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar pelatihan memasak 5 Juli 2026 untuk meningkatkan keterampilan dan pelua...