Usulan Perluasan CFD Medan hingga Istana Maimun dan Masjid Raya
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan, mengusulkan agar pelaksanaan Car Free Day (CFD) diperpanjang hingga kawasan Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mashun. Usulan itu disampaikan saat audiensi Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kota Medan dengan Pemerintah Kota Medan kepada Wali Kota Rico Waas, Rabu (10/6).
Alasan usulan dan manfaat bagi publik
Syaiful menyatakan perluasan rute CFD akan memberi ruang publik lebih luas untuk olahraga, interaksi sosial, serta mengenalkan warisan budaya Kota Medan. Ia menilai kedua lokasi tersebut merupakan ikon sejarah dan religi yang dapat meningkatkan daya tarik wisata kota.
"Kawasan Istana Maimun dan Masjid Raya merupakan destinasi wisata sejarah dan religi yang menjadi kebanggaan Kota Medan. Jika CFD diperpanjang hingga ke sana, masyarakat akan memiliki ruang publik yang lebih luas untuk berolahraga, berinteraksi, sekaligus mengenal lebih dekat warisan budaya kota ini."
Dorongan bagi ekonomi lokal dan pelaku UMKM
Syaiful menambahkan pelaksanaan CFD yang saat ini sudah mendapat sambutan positif perlu dikembangkan agar manfaatnya lebih luas. Ia berharap perluasan jalur akan mendorong kunjungan masyarakat dan sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi sekitar, termasuk UMKM, kuliner, dan pertunjukan seni budaya.
"Harapannya, CFD tidak hanya menjadi kegiatan olahraga mingguan, tetapi juga mampu menjadi sarana promosi wisata dan pelestarian budaya Kota Medan. Istana Maimun dan Masjid Raya adalah aset berharga yang harus lebih dekat dengan masyarakat."
Aspek yang perlu dikaji pemerintah
Sekretaris Komisi I DPRD Medan itu meminta Pemerintah Kota Medan mengkaji usulan dari berbagai sudut. Evaluasi perlu mencakup rekayasa lalu lintas, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan agar perluasan CFD berjalan lancar dan aman.
- Rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi penutupan jalan
- Pengamanan publik untuk menjaga ketertiban kegiatan
- Kenyamanan dan aksesibilitas bagi pejalan kaki dan pesepeda
Tindak lanjut dan harapan
Wali Kota Medan memberikan perhatian terhadap usulan tersebut dan akan menjadikan masukan sebagai bahan pertimbangan pengembangan konsep CFD yang lebih inklusif. Jika dikaji matang, perluasan rute berpotensi memberi dampak luas bagi ruang publik, pariwisata, dan ekonomi lokal Kota Medan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Amankan Distribusi BBM di SPBU, Stok Terpantau Cukup
Polres Pematangsiantar mengamankan distribusi BBM di SPBU pada 25 Juli 2026; pantauan menunjukkan antrean te...
14 Dai dan Daiyah Angkatan XII ADI Aceh Dikukuhkan
ADI Aceh kukuhkan 14 dai dan daiyah Angkatan XII pada 26 Juli 2026; 12 meraih Cumlaude dan lulusan akan mela...
Wagub Aceh Dek Fadh Takziah ke Rumah Duka Hj. Nurasyiah di Pidie
Wagub Aceh Fadhlullah bersama istri takziah ke rumah duka Hj. Nurasyiah di Pidie pada seunujoh hari ketujuh,...
GANNAS Minta Regulasi Daerah Diperkuat untuk Tekan Narkoba di Sumut
Ketua DPW GANNAS Sumut minta regulasi daerah diperkuat untuk tekan peredaran narkoba, termasuk edukasi sejak...
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...