CFD Belawan Hidupkan Ekonomi Lokal, 6.000 Orang Serbu 160 UMKM
Medan, 30 Agustus — Gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Sumatera, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (30/8) menghidupkan kembali perekonomian warga Medan Utara. Lebih dari 6.000 orang memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB, sementara 160 pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan produk lokal.
Ribuan warga dan UMKM padati kawasan pesisir
Acara yang awalnya fokus pada aktivitas olahraga berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi. Pengunjung menyerbu stan kuliner khas dan berbagai kreasi warga. Sejak pagi kawasan pesisir berubah menjadi titik perputaran ekonomi kerakyatan.
Panggung promosi untuk UMKM lokal
Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari makanan khas hingga hasil kerajinan tangan. Penjual melaporkan lonjakan pembeli selama acara berlangsung. Penataan stan dan arus pengunjung dibuat untuk memaksimalkan daya jual pelaku usaha kecil.
Kebijakan kota: integrasi gaya hidup sehat dan ekonomi
Pemerintah Kota Medan mengintegrasikan program gaya hidup sehat dengan pemberdayaan ekonomi. Tujuannya agar manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Wali Kota Medan, Rico Waas, menekankan pentingnya sinergi ini selama acara.
"CFD ini menjadi wadah yang sangat baik untuk mempererat kebersamaan warga, mewujudkan Medan sehat, sekaligus memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang,"
Pejabat yang hadir
Beberapa pejabat hadir untuk membuka dan memantau kegiatan. Kehadiran mereka memberi dukungan langsung pada pelaku UMKM yang tampil di lokasi.
- Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap
- Dankodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana
- Jajaran unsur Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah
- Para camat setempat
Dampak dan prospek
Pelaksanaan CFD Belawan menunjukkan potensi acara komunitas sebagai stimulus ekonomi lokal. Aktivitas ini memberi ruang promosi yang efektif bagi usaha mikro dan kecil. Warga setempat mendapat akses langsung terhadap produk lokal, sementara UMKM memperoleh pasar dan peluang perluasan jaringan.
Dengan partisipasi ribuan pengunjung dan keterlibatan berbagai instansi, CFD di Belawan menjadi contoh penggabungan program kesehatan publik dan pemberdayaan ekonomi. Hasil nyata di lapangan memperkuat argumen bahwa kegiatan serupa dapat menjadi salah satu jalan pemulihan ekonomi kawasan pesisir.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pangdam Iskandar Muda Mahesa Fitriadi Disambut di Bandara SIM
Wagub Aceh dan Forkopimda menyambut Brigjen Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda di Bandara SIM, Ac...
Kabut Asap Ancam Ibu Hamil, Video Bupati Viral, Rutan Gagalkan Sabu
IDAI Sumut peringatkan bahaya kabut asap bagi ibu hamil; video Bupati Deliserdang viral; Rutan Medan menggag...
Bencana Taput: 36 Meninggal, Kerugian Taksir Rp3,78 Triliun
Banjir dan longsor di Tapanuli Utara 25 Nov menyebabkan 36 tewas, 14.033 terdampak, kerugian Rp3,78 triliun;...
HUT ke-81 Labuhanbatu: Perayaan Megah versus 40.490 Warga Miskin
Perayaan HUT ke-81 Labuhanbatu disorot setelah data BPS: 7,37% atau 40.490 warga masih miskin; aktivis minta...
Video Bupati Deliserdang 'Gaji Rp10 Juta' Viral, Dilaporkan ke Komdigi
Video Bupati Deliserdang soal gaji Rp10 juta untuk pencari kerja viral; Kominfostan melaporkan penyebaran ko...
Asap Karhutla Ancam Ibu Hamil dan Perkembangan Janin
Kabut asap karhutla mengancam ibu hamil dan perkembangan janin pada fase awal; dokter anak IDAI Sumut imbau...