Bupati Cup: Laga Tarutung vs Pangaribuan Dihentikan Akibat Kericuhan
TARUTUNG — Pertandingan perempat final Bupati Cup 2026 antara Kecamatan Tarutung dan Pangaribuan di Stadion Serbaguna Tarutung, Minggu (11/10), dihentikan sementara setelah suporter masuk lapangan dan menyerang pemain. Keputusan ini diambil untuk mencegah eskalasi kericuhan dan memastikan keselamatan penonton serta pemain.
Kronologi pertandingan
Pertandingan yang disaksikan sekitar 8.000 penonton berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling menekan, tercipta banyak peluang dan beberapa pelanggaran keras yang memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning.
Hingga turun minum skor masih imbang. Pada babak kedua Pangaribuan unggul lebih dulu melalui tendangan bebas pada menit ke-49. Tarutung menyamakan kedudukan pada menit ke-58 menjadi 1-1.
Aksi suporter dan penghentian laga
Situasi memanas ketika seorang suporter Tarutung turun ke lapangan dan melakukan aksi terhadap pemain Pangaribuan. Ketegangan bertambah setelah wasit memberikan kartu merah kepada salah satu pemain Pangaribuan, yang memicu protes dari tim tersebut.
Gabungan insiden di lapangan membuat kondisi tidak terkendali sehingga wasit dan aparat keamanan memutuskan menghentikan pertandingan sementara untuk menangani kekacauan.
Bupati turun tangan dan pernyataan resmi
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, yang hadir menyaksikan laga, turun langsung ke lapangan untuk menengahi dan meredam ketegangan. Ia berdialog dengan camat serta manajer kedua tim untuk mencari solusi jangka pendek.
"Situasi tidak aman lagi. Pertandingan sebaiknya dihentikan sementara. Kita akan menentukan kembali kapan pertandingan dapat dilanjutkan. Saya sudah bertanya kepada pihak kepolisian, dan potensi kericuhan masih sangat tinggi,"
Perwakilan ESCO PSSI Sumatera Utara dan pihak kepolisian menilai kondisi di lapangan tidak memungkinkan lanjutan pertandingan. Mereka menyatakan keputusan penghentian diambil berdasarkan pertimbangan keselamatan dan ketertiban.
Tindak lanjut dan kemungkinan jadwal ulang
Panitia pelaksana akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menentukan mekanisme kelanjutan pertandingan, termasuk kemungkinan menjadwalkan ulang laga tanpa penonton. Kepastian terkait tanggal dan prosedur akan diumumkan setelah koordinasi selesai.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi penyelenggara tentang pentingnya pengamanan penonton dan kebijakan tegas terhadap pelanggaran akses lapangan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pematangsiantar Dapat Kuota BSPS 634 Unit untuk Rehab Rumah 2026
Pematangsiantar memperoleh kuota BSPS 634 unit untuk rehabilitasi rumah tak layak huni 2026; verifikasi dan...
Kapolres Pimpin Grebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin
Kapolres Sergai pimpin Grebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin, menangkap satu tersangka sabu dan menyita sej...
Grebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin, 1 Terduga Diamankan
Kapolres Sergai pimpin Grebek Sarang Narkoba di Pantai Cermin, satu terduga dan sejumlah barang bukti sabu d...
POSLAB Dukung Arya M. Sinulingga Calon Ketua PSSI Sumut
POSLAB Rantauprapat mendukung Arya M. Sinulingga sebagai calon Ketua PSSI Sumut 2026–2030, menjelang KLB 12...
Polres Labuhanbatu Bakar Lapak Narkoba, 3 Warga Rantau Selatan Ditangkap
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu bersama BNNK membakar lapak narkoba di Rantau Selatan dan menangkap 3 oran...
Polsek Dolok Masihul Tangkap 2 Pelaku Pembongkaran Rumah
Polsek Dolok Masihul menangkap dua pria terkait pembongkaran rumah di Lingkungan VII; kerugian diperkirakan...