PDI Perjuangan Jatim Gelar Doa dan Tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang sebagai upaya merawat tradisi kebangsaan dan meneladani semangat pengabdian Bung Karno kepada rakyat.
LUMAJANG — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil untuk memperingati Bulan Bung Karno di Glagah Arum, Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat malam, 12 Juni 2026. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguatkan tradisi kebangsaan, gotong royong, dan semangat pengabdian kepada rakyat yang diwariskan Ir. Soekarno.
Rangkaian acara dan peserta
Acara berlangsung khidmat dan diikuti kader PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan. Hadir pula para pemuda, termasuk generasi Z, yang ikut meramaikan tahlil dan doa bersama. Doa dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muhlisin, Gus Khoir.
- Kader partai dari berbagai tingkatan
- Generasi muda (Gen Z)
- Pengasuh pesantren sebagai pembimbing spiritual
Pesan ketua DPD
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menekankan bahwa tradisi tasyakuran dan doa bersama merupakan warisan budaya bangsa. Menurutnya, tradisi itu menjaga hubungan batin antar-generasi dan menghormati jasa para pendahulu.
"Tradisi tasyakuran dan doa bersama ini lahir dari kebudayaan bangsa kita. Sampai hari ini bangsa Indonesia tetap eksis karena memiliki tradisi menghormati dan mendoakan para pendahulu. Dalam ajaran Islam pun, sejak zaman Rasulullah SAW, mendoakan orang-orang yang telah mendahului merupakan bagian dari ikhtiar menjaga hubungan batin dan keteladanan," ujar Said.
Makna tahlil dan pembagian tumpeng
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Agus Wicaksono, menyatakan kegiatan ini menjadi momen refleksi bagi kader untuk mewarisi semangat Bung Karno. Dalam kesempatan itu juga dibagikan 56 tumpeng kepada warga sebagai simbol 56 tahun wafatnya Bung Karno.
"Dalam rangka Bulan Bung Karno, ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk mewarisi api perjuangannya, yang salah satunya diwujudkan melalui semangat bergotong royong. Karena itu, dalam agenda ini kami juga melaksanakan tahlil bersama dan membagikan 56 tumpeng kepada masyarakat," kata Agus.
Penguatan nilai spiritual dan sosial
Gus Khoir menekankan pentingnya gotong royong dan keberpihakan kepada masyarakat kecil. Ia mengingatkan ajaran Bung Karno bahwa Tuhan hadir di gubuk-gubuk rakyat, sehingga keberadaan kader harus nyata membantu warga yang menghadapi kemiskinan.
"Gus Khoir berpesan agar terus bergotong royong dalam membangun Lumajang. Beliau juga mengingatkan ajaran Bung Karno bahwa Tuhan berada di gubuk-gubuk rakyat. Artinya, ketika kemiskinan masih ada, maka menjadi kewajiban kita untuk ikut hadir dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat," ujar Agus.
Implikasi ke depan
Kegiatan doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang bukan sekadar ritual. Agenda ini menjadi pengingat agar kader partai hadir secara terus-menerus di tengah masyarakat, terutama bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan kelompok rentan. Semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat menjadi tolok ukur keberlanjutan warisan Bung Karno.
Berita Terkait
DPRD Surabaya Ajak Warga Laporkan Sopir Wira-Wiri dan Suroboyo
Baktiono imbau warga laporkan sopir Wira-Wiri dan Suroboyo Bus ke DPRD; Dishub pasang tombol penilaian, CCTV...
Plt Ketua DPRD Magetan Serap Aspirasi Warga Panekan
Plt Ketua DPRD Magetan H. Suyatno menggelar reses di Panekan (11 Juni 2026) untuk menampung usulan perbaikan...
BUMDes Mekarsari Kembangkan Budidaya Melon Greenhouse di Ngawi
BUMDes Mekarsari di Ngawi panen melon premium dari greenhouse untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi...
DPRD Jember Desak Penyelesaian Batas Jember–Banyuwangi
Tabroni mendorong penyelesaian batas Jember–Banyuwangi agar sengketa lahan tidak lagi membuat 150 hektare la...
Khamim: Sekda Kota Batu Harus Jaga Independensi Birokrasi
Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu agar menjaga independensi, profesionalisme, dan kolaborasi demi p...
Job Fair Bangkalan 2026: 3.345 Lowongan Disiapkan di Pendopo Agung
Disperinaker Bangkalan menggelar Job Fair 2026 di Pendopo Agung dengan 32 perusahaan dan 3.345 lowongan, unt...