Bocoran Bola Final Piala Dunia 2026: 'Made in Indonesia'?
Beredar kabar bahwa bola final Piala Dunia 2026 diproduksi di Indonesia setelah foto bocoran menunjukkan tulisan Made in Indonesia. Unggahan itu muncul di media sosial pada Juni 2026 dan memicu spekulasi luas.
Bocoran dan klaim produksi
Beberapa foto yang beredar menampilkan bola bertanda TRIONDA dengan warna dasar putih dan aksen hitam serta emas. Pada salah satu panel terlihat tulisan Made in Indonesia dan Fabrique en Indonesie, yang menjadi sumber spekulasi bahwa produksi dilakukan di Tanah Air.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak produsen atau Adidas sebagai pemasok utama terkait klaim itu. Oleh karena itu, klaim tersebut masih perlu verifikasi lebih lanjut.
Rekam jejak produksi Indonesia
Indonesia bukanlah pemain baru dalam produksi bola Piala Dunia. Pada edisi 2022, bola resmi Al Rihla diketahui diproduksi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, oleh PT Global Way Indonesia (GWI).
PT GWI bekerja sama dengan Adidas selama puluhan tahun dan tercatat beberapa kali menjadi produsen untuk turnamen internasional. Keterlibatan ini menjadi dasar kemungkinan Indonesia kembali dipercaya untuk Piala Dunia 2026.
- 2014 — produksi dilakukan di Indonesia
- 2022 — Al Rihla diproduksi di Madiun oleh PT GWI
- Sebelum 2014 — produksi mayoritas dilakukan di China
Pernyataan produsen
Memang kami ada dua lokasi produksi, yaitu di China dan di Indonesia, paling banyak produksi di Indonesia, sekitar 70 persen. Total sudah empat kali produksi bola untuk FIFA World Cup.
— Jeftha Wardojo, General Manager Long Way Group
Status TRIONDA dan fakta saat ini
Informasi yang telah beredar secara luas menyebut bahwa bola TRIONDA, yang digunakan sejak fase grup Piala Dunia 2026, diproduksi di Sialkot, Pakistan. TRIONDA dilaporkan dilengkapi fitur canggih seperti sensor gerak IMU 500 Hz, menjadikannya salah satu bola paling teknologis dalam turnamen.
Perbedaan klaim lokasi produksi antara foto bocoran dan informasi yang beredar menunjukkan perlunya klarifikasi resmi dari Adidas atau pihak produsen untuk memastikan kebenaran.
Implikasi dan prospek
Jika terbukti benar bahwa Indonesia kembali terlibat dalam produksi bola final Piala Dunia, hal itu akan menjadi kebanggaan dan bukti kapasitas industri manufaktur olahraga nasional. Namun saat ini, publik diminta menunggu pernyataan resmi untuk menghindari spekulasi.
Perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada konfirmasi dari Adidas atau produsen terkait. Sementara itu, jejak produksi sebelumnya memberi dasar kuat bahwa Indonesia berpeluang kembali dipercaya untuk proyek besar ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...