Drone Tak Dikenal Menyusup Latihan Timnas Korea di Guadalajara
Guadalajara, 17 Juni — Sebuah drone tak dikenal terdeteksi menyusup dan terbang di atas lokasi latihan tim nasional Korea Selatan di Guadalajara, mengganggu sesi persiapan menjelang laga Grup A Piala Dunia 2026.
Kronologi insiden
Peristiwa terjadi saat sesi latihan tertutup pada Rabu, 17 Juni, sebelum dimulainya latihan taktik utama. Kemunculan perangkat udara itu memicu kekhawatiran adanya upaya pemantauan terhadap persiapan tim.
Petugas keamanan di lokasi segera melaporkan keberadaan drone kepada personel militer Meksiko yang bersiaga di sekitar kamp latihan. Militer kemudian menurunkan unit dan menggunakan perangkat pengganggu frekuensi sehingga drone akhirnya jatuh ke tanah.
Tindakan di lokasi
Petugas keamanan tim, polisi setempat, dan personel militer bergerak ke titik jatuhnya drone. Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua pria asing diduga mengambil perangkat itu dari lokasi.
Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan meminta kepolisian Meksiko melakukan penyelidikan. Selain itu, laporan resmi juga telah disampaikan ke FIFA untuk membantu pencegahan kejadian serupa selama turnamen.
Dampak pada tim dan tanggapan pelatih
Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, menyatakan insiden tersebut tidak berdampak besar terhadap program latihan. Namun ia menyesalkan waktu kemunculannya yang terjadi pada fase penting persiapan pertandingan.
Kami mengetahui kemarin ada drone saat latihan. Untungnya itu terjadi sebelum latihan taktik sehingga tidak terlalu memengaruhi kami,
Hong menambahkan bahwa tim berharap kejadian serupa tidak terulang selama turnamen.
Konteks internasional
Kasus drone bukan hal baru dalam sepak bola internasional. Pada Olimpiade Paris 2024, sebuah insiden melibatkan penggunaan drone untuk merekam sesi latihan tim lain, yang memicu sanksi serius bagi pihak terkait.
- Pelatih tim terkait diberhentikan oleh federasi.
- Dua staf pelatih dijatuhi sanksi disipliner.
- Tim yang terlibat kehilangan sejumlah poin kompetisi.
Kesimpulan dan prospek
Pertandingan antara Korea Selatan dan tuan rumah Meksiko pada 20 Juni diperkirakan berlangsung sengit dan berpotensi menentukan posisi puncak Grup A. Otoritas keamanan turnamen kini diminta meningkatkan pengawasan dan langkah antisipasi terhadap gangguan serupa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Real Madrid Perkenalkan Mourinho dalam Acara Tertutup
Real Madrid memperkenalkan Jose Mourinho sebagai pelatih baru dalam acara tertutup; kontrak tiga musim hingg...
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 19-21, 21-19, 21-11 atas Jason Te...
Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai kalahkan Jia Heng Jason Teh 19-21, 21-19,...
Lyon Tahan Imbang Fenerbahçe 1-1, Fonseca Puas
Lyon menahan imbang Fenerbahçe 1-1 di leg pertama play-off Liga Champions; Fonseca tetap puas dan waspada je...
Playoff UCL: Fenerbahce Ditahan Lyon 1-1 di Istanbul
Fenerbahce ditahan Lyon 1-1 di leg pertama playoff kualifikasi UCL di Istanbul. Greenwood menyamakan cepat s...
155 Atlet dari 8 Negara Ikuti Indonesia Open Woodball 2026 di Bali
155 atlet dari delapan negara bersaing dalam 12 nomor Indonesia Open Woodball 2026 di Lapangan Cricket Udaya...