Lokal

Labuhanbatu Resmi Bentuk BMPS Periode 2026–2031, Pemerintah Dukung Penuh

Bagikan:
Suasana pembukaan Musyawarah BMPS Kabupaten Labuhanbatu di Aula SMA Tunas Karya Unggul

RANTAU PRAPAT — Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut positif dan memberi apresiasi atas diselenggarakannya Musyawarah Pembentukan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2031. Kegiatan berlangsung di Aula SMA Tunas Karya Unggul Berasrama, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Rantau Selatan, Kamis (2/7).

Langkah ini dinilai sebagai momentum penting untuk meningkatkan mutu pendidikan swasta di wilayah Labuhanbatu. Wakil Bupati H. Jamri ST yang membuka musyawarah menegaskan pentingnya peran sekolah swasta sebagai mitra pemerintah dalam layanan pendidikan.

Peran BMPS yang Diharapkan

Wabup Jamri memaparkan tiga peran utama yang diproyeksikan bagi BMPS ke depan. Ketiga fungsi ini diharapkan menjadi pijakan bersama untuk memperkuat koordinasi dan kualitas pendidikan swasta.

  • Wadah pemersatu dan komunikasi: menjalin sinergi antarperguruan swasta.
  • Mitra strategis pemerintah: berkolaborasi dalam merumuskan kebijakan pendidikan daerah.
  • Advokasi dan solusi: menjadi ruang pemecahan masalah bagi tantangan pendidikan swasta.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten menyatakan komitmen penuh untuk memberi dukungan, ruang, dan fasilitasi bagi perkembangan perguruan swasta sesuai regulasi dan kapasitas daerah. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh anak di Labuhanbatu memperoleh hak pendidikan.

“Kita semua menyadari bahwa Pemerintah memiliki keterbatasan dalam menyediakan fasilitas pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Di sinilah peran penting institusi, yayasan, dan perguruan swasta hadir sebagai mitra strategis pemerintah,”

Wabup juga menegaskan pentingnya proses pemilihan kepengurusan BMPS dilakukan secara demokratis dan berlandaskan musyawarah mufakat.

“Kita harus berkolaborasi agar tidak ada anak di Labuhanbatu yang putus sekolah,”

Sekolah Unggul Jadi Solusi Pendidikan Lokal

SMA Tunas Karya Unggul Berasrama tampil sebagai contoh lembaga pendidikan berkualitas di daerah. Sekolah ini dihadirkan untuk mencegah orang tua harus mengirim anak jauh ke luar kota demi pendidikan yang layak.

“Dengan fasilitas modern, kurikulum terintegrasi, dan lingkungan asrama yang disiplin, kami telah menyiapkan segalanya di sini... Jadi, orang tua kini tidak perlu lagi merasa cemas melepaskan anak berjarak ratusan kilometer dari rumah,”

Demikian disampaikan Rahmat Hidayat Rambe, Pimpinan Yayasan SMA Tunas Karya Unggul Berasrama.

Seruan Sinergi dari Pengurus BMPS Provinsi

Sekretaris BMPS Sumatera Utara, Muhammad Arif, MM, berharap momentum pembentukan BMPS Kabupaten ini mempererat kemitraan antarsekolah swasta dan pemerintah. Ia mengajak seluruh sekolah swasta di Labuhanbatu untuk terus bersinergi demi kemajuan pendidikan.

Hadirin dan Peserta

  • Kepala Dinas Pendidikan Abdi Jaya Pohan
  • Perwakilan Diskominfo Armansya Abdi, S.Sos
  • Camat Rantau Selatan
  • Para guru dan pengurus yayasan sekolah swasta se-Kabupaten Labuhanbatu

Pembentukan BMPS diharapkan memperkuat tata kelola, advokasi, dan kualitas pendidikan swasta di Labuhanbatu. Ke depan, BMPS akan menjadi mediator penting antara sekolah swasta, yayasan, dan pemerintah daerah untuk menjamin akses dan mutu pendidikan bagi seluruh anak di wilayah ini.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait