637 Tokoh Dunia Dukung Kesejahteraan Atlet Paralimpik
637 tokoh dunia mendukung gerakan kemanusiaan bagi kesejahteraan atlet paralimpik internasional. Program ini digagas oleh Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation, dan diluncurkan bersama ASEAN Para Sports Federation (APSF) di Singapura sebagai inisiatif tanpa unsur komersial.
Peluncuran dan dukungan lembaga
Peluncuran kampanye berlangsung di Singapura dengan dukungan penuh National Paralympic Committee (NPC) Singapore dan kehadiran Singapore Disability Sports Council (SDSC). Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura juga turut meresmikan program kepedulian ini.
Acara pembukaan dihadiri oleh 14 atlet nasional para Singapura yang menyaksikan inisiasi skala global tersebut.
Pesan dari pimpinan paralimpik
Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, memberikan pesan inspiratif saat pembukaan. Ia menekankan pentingnya keberagaman dan inklusi sebagai dasar gerakan paralimpik.
There is Strength in Difference. Diversity is a Fact, Inclusion is a Choice. Paralympic Games is Transformational Sports on Earth
Presiden Asian Paralympic Committee, Majid Rashed, juga menyampaikan visi dukungan berkelanjutan bagi atlet. Untuk wilayah Asia Tenggara, Mayor Jenderal Wandee Tosuwan ditetapkan sebagai pemimpin program.
Our Athletes are the Backbone of the Paralympic Movement. Empowering Athletes is Not Just Our Vision but Our Promise for the Future. True Success is Measured Not Just in Medals but in the Systems We Build Together, Because Together We Are Stronger
Konser dan penghargaan di Jakarta
Konser internasional digelar di Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026, sebagai bentuk apresiasi bagi para pendukung gerakan ini. Dalam acara itu, 27 tokoh Indonesia dari berbagai latar profesi mendapat penghargaan atas kontribusi mereka.
Raja Sapta Oktohari ditunjuk sebagai pemimpin olahraga Indonesia pada gerakan amal global ini. Sejumlah tokoh internasional lain juga telah bergabung dalam inisiatif tersebut.
Ucapan terima kasih inisiator dan tim inti
Inisiator gerakan, Natalia Tjahja, menyampaikan apresiasi kepada tim penyelenggara atas keberhasilan konser amal dan perkembangan program yang cepat. Penyelenggara merilis pernyataan tertulis pada Kamis, 2 Juli 2026, terkait kampanye 100 Celebrities Talk for Para Athletes (CTFP).
Saya ucapkan terima kasih kepada Sari Pacific Jakarta Autograph Collection dan tim inti International Charity Concert 100 CTFP, yaitu Dwiki Dharmawan, Ita Purnamasari, Andrigo, Yoan, Moreno, Gwen, Julius Wijaya (Nagaswara), Mepi Lin, Endah Fajar, Christian Kertawiguna, Ricardo Ryo, Bapak Ari, Bapak Jose, Paula Meliana, Saurma Siahaan, dan Nisa Sakera, atas dedikasi dan dukungan mereka dalam menyukseskan kegiatan International Charity Concert 100 CTFP
Terima kasih Tuhan, Program 100 CTFP ini telah menjadi sebuah gerakan charity global tanpa unsur komersial
Nama 100 CTFP mencerminkan tujuan utama program: mengumpulkan dukungan tokoh publik untuk meningkatkan kesejahteraan dan inklusi atlet paralimpik.
Implikasi dan langkah berikut
Gerakan ini membuka peluang kerjasama lintas negara untuk memperkuat sistem pendukung atlet paralimpik. Ke depan, penyelenggara berencana memperluas jaringan donor dan program pelatihan agar manfaatnya terasa lebih luas.
Dengan dukungan lebih dari 600 tokoh dunia, inisiatif ini berpotensi memperkuat posisi atlet paralimpik di panggung olahraga internasional dan meningkatkan kesadaran publik tentang inklusi olahraga.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...
Bartunkova Singkirkan Sabalenka, Lolos 16 Besar China Open
Nikola Bartunkova menyingkirkan Aryna Sabalenka 6-4, 6-3 pada babak ketiga China Open 2026 di Beijing, melaj...