Nasional

BMKG: Sumatra Utara Siaga, Belasan Provinsi Berstatus Waspada

Bagikan:
Peringatan dini BMKG: peta cuaca dan status Siaga Waspada

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode Senin, 20 Juli 2026 hingga Selasa, 21 Juli 2026. Dalam prakiraan itu, Sumatra Utara menjadi satu-satunya provinsi yang berstatus Siaga, sementara belasan provinsi lain ditetapkan berstatus Waspada karena potensi hujan sedang hingga lebat.

Ringkasan peringatan

BMKG memastikan tidak ada wilayah di Indonesia yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem pada periode tersebut. Namun, beberapa provinsi tetap mendapat peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat dan dampak hidrometeorologi.

Provinsi berstatus Siaga dan Waspada

Pada hari Senin, BMKG menetapkan status Siaga untuk Sumatra Utara. Untuk kategori Waspada, BMKG menyebutkan sejumlah provinsi, antara lain:

  • Nusa Tenggara Barat (NTB)

Memasuki Selasa, status Siaga diperkirakan masih berlaku untuk Sumatra Utara. Sedangkan provinsi yang tercantum dalam status Waspada pada hari kedua meliputi:

  • Kepulauan Bangka Belitung

Peringatan angin kencang

Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tentang potensi angin kencang. Untuk Senin, wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang adalah:

  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)

Pada Selasa, daerah terdampak angin kencang berubah, dengan potensi terjadi di beberapa wilayah berikut:

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Utara

Imbauan dan potensi dampak

BMKG mengimbau masyarakat memahami arti setiap level peringatan. Di wilayah berstatus Siaga, ancaman yang perlu diwaspadai meliputi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Sedangkan wilayah berstatus Waspada berpotensi mengalami genangan, luapan sungai, dan longsor skala ringan.

Masyarakat di wilayah yang tercakup peringatan diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah mitigasi sederhana, seperti membersihkan saluran air dan memantau kondisi sekitar.

Pantauan dan sumber informasi

BMKG menganjurkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi. Informasi terkini dapat diakses melalui situs resmi BMKG untuk langkah antisipasi yang lebih cepat.

Dengan pemahaman terhadap level peringatan dan akses informasi resmi, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi pada awal musim hujan.

Pastikan kesiapsiagaan tetap ditingkatkan, terutama di daerah berstatus Siaga dan Waspada.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait