Lokal

Binjai Salurkan 2.500 Paket Daging Kurban ke Warga

Bagikan:
Warga menerima paket daging kurban saat penyaluran bantuan Idul Adha di Binjai

BINJAI — Pemerintah Kota Binjai menyalurkan 2.500 paket daging kurban bantuan Presiden, Gubernur dan pejabat provinsi pada Rabu (27/5). Penyaluran berlangsung di lima kecamatan se-Kota Binjai untuk masyarakat kurang mampu menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Skema penyaluran dan sasaran

Pendistribusian dilakukan melalui pemerintah kecamatan, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Binjai. Sasaran prioritas meliputi kaum dhuafa, pengemudi becak, penyapu jalan, serta petugas pengangkut sampah.

Penyaluran bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau kelompok warga yang paling membutuhkan. Baznas Kota Binjai bertugas memilih penerima berdasarkan data kemiskinan dan kebutuhan sosial di lapangan.

Rincian per kecamatan

Jumlah paket yang disalurkan tiap kecamatan berbeda sesuai kebutuhan wilayah. Rincian berikut memberi gambaran distribusi bantuan di Kota Binjai.

Kecamatan Jumlah Paket Keterangan
Binjai Kota 400 200 paket melalui BKM Masjid An-Nur; 200 paket untuk pengemudi becak dan dhuafa
Binjai Selatan 202 Disalurkan kepada masyarakat kurang mampu dan dhuafa
Binjai Barat 200 Untuk keluarga tidak mampu di wilayah kecamatan
Binjai Utara 200 Dibagikan kepada masyarakat serta petugas kebersihan melalui DLH
Binjai Timur 200 7 kelurahan menerima masing-masing 25 paket; 25 paket tambahan untuk sekitar kantor camat

Mekanisme dan dukungan pelengkap

Selain pembagian daging, penerima mendapat dukungan untuk kebutuhan pelengkap. Pendekatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan manfaat bantuan pada masa perayaan.

Pemerintah kota bekerja sama dengan Baznas dan BKM agar penyaluran berjalan transparan dan terkoordinasi. Penggunaan data lokal membantu menentukan prioritas penerima secara lebih akurat.

Implikasi dan tindak lanjut

Penyaluran 2.500 paket ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial saat Idul Adha 1447 Hijriah. Ke depan, pemerintah dan lembaga terkait diharapkan terus memantau distribusi agar bantuan mencapai kelompok paling rentan.

Langkah serupa juga menjadi tolok ukur kesiapan administrasi daerah dalam menyalurkan bantuan massal pada momen keagamaan dan sosial.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait