Pemulangan 82 WNI Dideportasi dari Malaysia
Kedutaan Besar RI di Malaysia bekerja sama dengan BP3MI Sumatera Utara memfasilitasi pemulangan 82 warga negara Indonesia yang dideportasi dari Malaysia karena diduga bekerja nonprosedural. Pemulangan berlangsung pada Kamis, 23 Juli, melalui dua kloter yang tiba di Bandara Kualanamu.
Rangkaian pemulangan
Pemulangan dilakukan dengan dua penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur. Kloter pertama tiba pukul 15:00 dan membawa 42 orang. Kloter kedua lepas landas pukul 17:25 dengan 40 orang penumpang.
| Kloter | Waktu | Jumlah | Perempuan | Laki-laki | Warga Sumut | Luar Sumut |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Kloter 1 | 15:00 | 42 | 15 | 27 | 29 | 13 (Aceh 6, Riau 4, Bengkulu 2, Sumbar 1) |
| Kloter 2 | 17:25 | 40 | 12 | 28 | 25 | 15 |
Distribusi asal provinsi
Dari data yang tercatat, bandara Kualanamu menerima pemulangan warga dari beberapa provinsi. Sumatera Utara menempati jumlah terbesar, dengan total 54 orang dari kedua kloter. Provinsi lain yang tercatat antara lain Aceh, Riau, Bengkulu, dan Sumatera Barat. Catatan juga menyebutkan keberangkatan dari provinsi Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung terkait pemulangan melalui rute ini.
Fasilitasi oleh KBRI dan BP3MI
Petugas fungsional BP3MI Sumut, Fauzi Lubis, membenarkan pemulangan tersebut. Ia menyatakan pihaknya bekerja sama dengan KBRI Malaysia untuk memfasilitasi kepulangan dan penanganan saat kedatangan di bandara.
"Sebelumnya mereka dideportasi pihak Malaysia karena diduga bekerja nonprosedural, oleh pemerintah Indonesia memfasilitasi kepulangan mereka,"
Rute lain dan angka tambahan
Selain rute Kuala Lumpur–Kualanamu, deportasi juga dilaporkan melalui rute Kuala Lumpur–Jakarta. Pada rute itu, tercatat satu penerbangan Citilink yang membawa 116 WNI deportasi.
Kasus pemulangan ini menunjukkan peran aktif lembaga negara dalam menangani WNI yang dideportasi. Pemeriksaan administrasi dan pemulangan dilakukan segera setelah kedatangan, dengan koordinasi antara KBRI dan BP3MI untuk memastikan penanganan sesuai prosedur.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Aceh Besar Salurkan 3,7 Ton Ikan Segar untuk 350 Keluarga
Aceh Besar salurkan 3,7 ton ikan segar ke 350 penerima di Kuta Baro untuk dukung penanganan stunting dan giz...
Airin Rico Resmikan Gallery Torose, Tenun Karo Melangkah Modern
Airin Rico meresmikan Gallery Torose di Medan (19/9) untuk mempromosikan tenun Karo Uis Karo lewat koleksi e...
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...