BBPP Binuang Tampil di PENAS XVII 2026 Dorong Hilirisasi
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang mendukung penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo pada 21–25 Juni 2026 melalui penguatan SDM pertanian dan pengembangan hilirisasi pangan. Kegiatan ini menampilkan program pelatihan, teknologi pascapanen, dan upaya peningkatan nilai tambah produk pertanian sebagai bagian dari target swasembada pangan.
Peran BBPP Binuang dan program pelatihan
Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah BPPSDMP, BBPP Binuang memusatkan kegiatan pada peningkatan kompetensi pelaku utama dan pelaku usaha pertanian. Program yang ditawarkan mencakup pengolahan hasil pertanian, teknologi pascapanen, pengemasan, pemasaran, kewirausahaan, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern.
Pelatihan ini dirancang agar aplikatif dan sesuai kebutuhan petani di lapangan. Tujuannya mendorong petani tidak hanya meningkatkan volume produksi, tetapi juga memperbaiki kualitas, pengemasan, dan akses pasar.
Empat pilar pengembangan SDM BPPSDMP
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya penguatan empat pilar pembangunan SDM pertanian: penyuluhan, pelatihan, pendidikan vokasi, dan pengembangan kompetensi aparatur pertanian. Keempat pilar tersebut dipadukan dalam pameran BPPSDMP pada PENAS XVII.
Rangkaian kegiatan ditampilkan sebagai proses berkelanjutan: peningkatan produksi oleh petani dan Brigade Pangan, pendampingan penyuluhan, pelatihan keterampilan, inovasi melalui pendidikan vokasi, hingga penguatan kompetensi aparatur.
Kebijakan dan arah hilirisasi
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan pertanian harus melibatkan peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu menciptakan nilai tambah dari komoditas yang dibudidayakan. Hilirisasi dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Partisipasi BBPP Binuang di PENAS XVII menjadi wujud komitmen Kementerian Pertanian untuk mendorong transformasi sektor pertanian menuju modernisasi dan kemandirian pangan.
Suara dari lapangan
"Hilirisasi tidak bisa berjalan tanpa SDM yang kompeten. Karena itu, melalui pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan, kami mendorong petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga mengolah, mengemas, dan memasarkan produknya sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,"
— Andi Amal Hayat Makmur, Kepala BBPP Binuang.
Dampak dan harapan
PENAS XVII juga berfungsi sebagai sarana pertukaran teknologi, inovasi, dan praktik baik dari berbagai daerah. Dengan sinergi antara petani, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah, diharapkan muncul lebih banyak SDM pertanian unggul yang mampu mempercepat hilirisasi dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Kesimpulannya, kehadiran BBPP Binuang di PENAS XVII memperkuat upaya peningkatan nilai tambah produk pertanian melalui pelatihan, teknologi, dan penguatan kapasitas manusia sebagai ujung tombak transformasi sektor pertanian.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...
Indonesia Kuasai 0,9% Pasar Ekspor Bambu, Kemenperin Dorong Penguatan Hulu
Kemenperin sebut Indonesia kuasai 0,9% pasar ekspor bambu global; AKB 2026 digelar untuk perkuat pasokan dan...