Erma Serahkan Gerobak dan Pendampingan untuk UMKM Tulungagung
TULUNGAGUNG — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menyerahkan bantuan gerobak dan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar usaha mikro dan mendorong peningkatan omset.
Bantuan gerobak dan tujuan kegiatan
Kegiatan merupakan hasil sinergi antara DPRD Jawa Timur dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur. Program ditujukan kepada pelaku usaha mikro yang membutuhkan sarana mobilitas agar bisa menjual produk di berbagai lokasi.
Erma menekankan pentingnya alat jualan mobile bagi pelaku UMKM. Gerobak dipandang sebagai solusi sederhana namun efektif untuk menjangkau konsumen di ruang publik.
"Salah satu dukungan yang penting untuk pelaku UMKM adalah alat untuk mobile bisa menjangkau pasar satu satunya adalah gerobak, sehingga bisa jualan di mana saja," ujar Erma Susanti.
Peran UMKM dalam ketahanan ekonomi
Erma juga menyoroti peran sektor informal dalam mengatasi guncangan ekonomi. Ia menyebut pasar modal yang rentan dan stagnasi sektor riil sebagai ancaman serius bagi ekonomi nasional.
Menurutnya, UMKM berperan sebagai penyangga saat krisis, karena sifatnya yang luwes, tidak membutuhkan modal besar, dan menyerap tenaga kerja cukup besar.
"Sektor UMKM adalah penyelamat krisis ekonomi, karena di samping luwes dan elastis, sektor UMKM tidak bermodal besar dan mempunyai tenaga kerja banyak sehingga lebih adaptif," jelasnya.
Strategi memperluas pasar dan dampak yang diharapkan
Erma menegaskan perlunya memperkuat UMKM melalui fasilitasi pada tiga aspek utama:
- Akses permodalan untuk menambah kapasitas produksi;
- Fasilitasi produksi agar produk lebih kompetitif;
- Perluasan jangkauan pasar baik offline maupun online.
Selain memanfaatkan kanal digital, Erma mendorong terciptanya pasar lokal melalui kegiatan komunitas. Ia mencontohkan pembentukan event seperti car free day ala desa untuk membuka peluang jualan bagi UMKM setempat.
Erma berharap bantuan gerobak dan pendampingan ini mampu meningkatkan jangkauan pasar para pelaku UMKM sehingga omset mereka meningkat dan ketahanan ekonomi lokal semakin kuat.
Program serupa direncanakan berkelanjutan dengan tujuan memperkuat ekosistem usaha mikro di tingkat desa dan kecamatan, sehingga peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi regional bisa terus ditingkatkan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Surabaya Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Banjir dalam Anggaran 2027
Pemkot Surabaya fokuskan anggaran 2027 pada pendidikan, puskesmas, dan penanganan banjir untuk memastikan la...
Bupati Blitar Ajak Santri Kuasai Agama dan Teknologi pada HSN 2026
Bupati Blitar mengajak santri menguasai agama dan teknologi agar aktif berperan dalam pembangunan daerah men...
Ony Setiawan Dorong UMKM Tuban Naik Kelas di Pelang dan Sumilir
Ony Setiawan mendorong UMKM Tuban di Pelang dan Pantai Sumilir naik kelas lewat edukasi, sosialisasi, dan pe...
Mahasiswa Bondowoso Kritik Efisiensi Anggaran, DPRD Soroti Potensi Kopi
Mahasiswa Bondowoso kritik efisiensi anggaran pusat; DPRD mendorong pemda optimalkan PAD lewat sektor kopi.
ALAKOH Jatim Desak Pemakzulan Gibran, DPRD Jatim Terima Aspirasi
ALAKOH Jatim mendesak pemakzulan Wapres Gibran; DPRD Jatim terima aspirasi dan akan meneruskannya ke DPR RI...
PDI Perjuangan Malang Bagikan Masker dan Air untuk Petugas TPA Supit Urang
Kader PDI Perjuangan Malang menyalurkan masker dan air minum untuk warga dan petugas pemadam saat kebakaran...