Menko Pangan Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa Sigi
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan pangan senilai Rp500 juta bagi korban gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu 24 Juni 2026. Kunjungan bertujuan memastikan penanganan darurat dan pemulihan berjalan serta memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Penyerahan bantuan dan sasaran warga
Zulkifli Hasan bertemu sekitar 200 warga dari enam desa yang terdampak. Mayoritas hadir adalah petani yang mengalami kerugian langsung akibat guncangan.
Pemerintah menyerahkan bantuan berupa lima ton beras dan kebutuhan pokok lain senilai total Rp500 juta. Secara simbolis bantuan dikemas menjadi 500 karung beras masing-masing 10 kilogram untuk distribusi awal.
Kita semua turut berduka atas musibah ini. Namun saya percaya masyarakat Sulawesi Tengah adalah masyarakat yang kuat,
Bantuan tersebut diharapkan menutup kebutuhan harian warga selama masa pemulihan awal. Penyaluran dilakukan dengan koordinasi tim logistik di lapangan agar distribusi tepat sasaran.
Data korban dan kerusakan
Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, gempa yang terjadi pada 16 Juni menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik. Data utama tercatat sebagai berikut:
- 3 orang meninggal dunia
- 95 orang luka-luka
- 9.501 jiwa terdampak, setara 3.262 kepala keluarga
- 5.180 rumah mengalami kerusakan dalam berbagai kategori
- Ribuan warga masih mengungsi hingga pendataan selesai
Koordinasi penanganan dan prioritas pemerintah
Menurut Zulkifli Hasan, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB untuk mempercepat penanganan darurat serta pemulihan pascabencana. Prioritas saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga, distribusi logistik, dan layanan dasar di lokasi pengungsian.
Ketika rakyat menghadapi kesulitan, negara harus hadir,
Tim pemerintah juga melakukan pendataan kerusakan lebih rinci di lapangan. Hasil pemetaan itu akan menentukan fase bantuan berikutnya, termasuk perbaikan rumah dan dukungan pemulihan ekonomi warga terdampak.
Upaya lanjutan
Pemerintah menegaskan dukungan logistik dan layanan dasar akan terus disalurkan seiring proses pendataan. Langkah lanjutan akan menyesuaikan kebutuhan hasil verifikasi di lapangan, dengan fokus pada pemulihan jangka menengah bagi komunitas petani dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamentan Pastikan Fondasi Swasembada Pangan Diperkuat hingga 2029
Wamentan Sudaryono pastikan penguatan swasembada pangan lewat perbaikan irigasi, benih berkualitas, dan mode...
Stok Beras Aman Hadapi El Nino, Bapanas Pastikan Cadangan Tertinggi
Bapanas pastikan stok beras 5,2–5,3 juta ton aman hadapi El Nino; cadangan diproyeksi cukup hingga Mei 2027...
Bapanas Percepat SPHP dan Perluas Gerakan Pangan Murah
Bapanas percepat penyaluran SPHP dan perluas Gerakan Pangan Murah untuk menjaga keterjangkauan beras; realis...
Disbud DKI Siapkan Pameran Wastra Besar Sambut 500 Tahun Jakarta
Disbud DKI menyiapkan pameran wastra berskala lebih besar pada 2027 untuk menyambut 500 tahun Jakarta, sambi...
Penas XVII Gorontalo: 100 Ribu Petani dan Nelayan Sambut Presiden
Sekitar 100 ribu petani dan nelayan diperkirakan hadir di Penas XVII Gorontalo untuk menyambut Presiden Prab...
Pemerintah Sediakan 300 Hadiah untuk Pemilih Logo HUT ke-81
Pemerintah menyediakan 300 hadiah untuk peserta polling logo dan visual HUT ke-81 RI; pemungutan suara dibuk...