Bangkalan Siap Tuan Rumah Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
BANGKALAN — Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa Kabupaten Bangkalan menerima amanah sebagai tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab. Pernyataan itu disampaikan seusai rapat koordinasi persiapan yang digelar menjelang pelaksanaan acara nasional tersebut.
Rapat koordinasi dan peserta
Rapat dihadiri oleh Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, anggota DPRD Jawa Timur KH Nasich Aschal, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan. Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah menegaskan perlunya sinergi lintas sektor agar acara berlangsung lancar.
Fokus teknis persiapan
Beberapa aspek teknis dibahas secara mendalam untuk menjamin kenyamanan peserta. Pembahasan meliputi kesiapan lokasi kegiatan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, kebersihan lingkungan, dan fasilitas publik.
- Kesiapan lokasi dan sarana pendukung
- Pengamanan dan pengaturan lalu lintas
- Pelayanan kesehatan dan kebersihan
- Kenyamanan tamu dan akomodasi
"Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 bukan hanya agenda keagamaan berskala nasional, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan wajah Kabupaten Bangkalan kepada seluruh tamu," ujar Lukman.
Penekanan pada pelayanan dan citra daerah
Lukman meminta seluruh perangkat daerah bekerja maksimal dan memperkuat koordinasi. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang ramah dan lingkungan yang bersih agar tamu merasa nyaman selama kunjungan ke Bangkalan.
"Kami ingin para ulama, tokoh masyarakat, peserta, dan seluruh tamu merasakan kenyamanan serta keramahan masyarakat Bangkalan," tambah Lukman.
Peran masyarakat dan harapan
Bupati juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan acara. Ia menyebut keberhasilan bukan hanya milik pemerintah, melainkan prestasi bersama melalui semangat gotong royong.
Melalui rapat terintegrasi ini, Pemkab Bangkalan memastikan semua persiapan dilakukan secara terukur. Dengan dukungan lintas pihak, penutupan Munas dan Konbes diharapkan berjalan khidmat serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.
Penutup: Persiapan yang matang dan partisipasi masyarakat akan menentukan keberhasilan acara serta memperkuat citra Bangkalan sebagai daerah religius, ramah, dan mampu menyelenggarakan kegiatan nasional.
Berita Terkait
Kirab Tumpeng Sragi 1 Suro 2026: Budaya Dorong UMKM dan Kesejahteraan
Bupati Blitar Rijanto sebut Kirab Tumpeng Sragi 1 Suro 2026 jadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggera...
PDI Perjuangan Berduka, Dokter Rismala Fitria Dewi Tutup Usia
PDI Perjuangan Sidoarjo berduka atas wafatnya dr. Rismala Fitria Dewi (19/6/2026), kader aktif yang gigih me...
Ribuan Warga Ikuti Larung Sesaji di Pantai Serang, Blitar
Ribuan warga memadati Pantai Serang, Blitar, mengikuti tradisi Larung Sesaji 1 Suro sebagai wujud syukur, pe...
DPRD Surabaya Ajak Kecamatan-Kelurahan Awasi Sensus Ekonomi 2026
DPRD Surabaya minta kecamatan-kelurahan kawal Sensus Ekonomi 2026 untuk hasil data akurat sebagai dasar kebi...
DPRD Trenggalek Dorong Optimalisasi PAD Antisipasi Batas Belanja Pegawai
DPRD Trenggalek minta Pemkab optimalkan PAD untuk antisipasi batas belanja pegawai 30% APBD dan menjaga kebe...
PDIP Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang dalam Pemerintahan
Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan PDIP berperan sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan, bukan o...