Kemenhub: Bandara Kembali Normal Pascaterdampak Erupsi
Kementerian Perhubungan memastikan operasional penerbangan di sejumlah bandar udara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau kembali normal sejak dibuka kembali pada Selasa, 8 September 2026. Pernyataan itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta pada Rabu, 9 September 2026, sembari menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas dan pemantauan terus dilakukan.
Operasional bandara yang kembali dibuka
Kemenhub membuka kembali beberapa bandara yang sempat terdampak aktivitas vulkanik. Bandara yang kembali beroperasi mencakup:
- Soekarno-Hatta
- Halim Perdanakusuma
- Husein Sastranegara
- Budiarto Curug
- Pondok Cabe
- Muhammad Taufiq Kiemas
- Raden Inten II
- Atung Bungsu
"Bandar udara yang sebelumnya terdampak telah kembali dibuka pada Selasa dan sejak saat itu operasional penerbangan berjalan dengan normal sampai hari ini. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas," ujar Menhub Dudy.
Data penerbangan di Soekarno-Hatta
Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta mencatat aktivitas penerbangan signifikan sejak pembukaan. Berikut data yang dicatat untuk 8 dan 9 September 2026:
| Tanggal | Total Penerbangan | Keberangkatan | Kedatangan | Estimasi Penumpang | Domestik | Internasional |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 8 Sept 2026 | 875 | 436 | 439 | N/A | N/A | N/A |
| 9 Sept 2026 (jadwal) | 966 | N/A | N/A | 131.495 (estimasi) | 722 | 244 |
Pemantauan dan koordinasi antar instansi
Kemenhub menyatakan langkah pengawasan terus berjalan. Pemantauan dilakukan bersama BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia, operator bandara, maskapai, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan serta kelancaran penerbangan nasional.
"Kami memastikan operasional penerbangan terus berjalan dengan memperhatikan perkembangan kondisi di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat dan pengguna jasa penerbangan untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah, bandar udara, dan maskapai penerbangan," kata Menhub Dudy.
Status Gunung Anak Krakatau
PVMBG mencatat erupsi Gunung Anak Krakatau pada 9 September 2026 pukul 00.47 WIB dan menetapkan status Level III Siaga. BMKG melaporkan hingga saat ini tidak terdapat informasi abu vulkanik yang berdampak pada operasional penerbangan di wilayah terdampak.
Dengan bandara utama kembali beroperasi, Kemenhub dan instansi terkait akan terus memantau kondisi udara dan aktivitas vulkanik. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi resmi untuk memastikan keamanan perjalanan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...