CdM Pastikan Atlet Indonesia Aman di Tengah Banjir Nagoya
Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan keselamatan atlet Indonesia yang berada di Nagoya setelah banjir hebat melanda kota tuan rumah Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis, 10 September 2026, seiring langkah evakuasi dan peningkatan status kesiagaan di kawasan Atlet Village.
Posisi penginapan dan langkah evakuasi
Todotua menjelaskan bahwa Atlet Village terletak di wilayah pelabuhan, pinggir laut, sehingga berisiko terdampak banjir. Panitia penyelenggara langsung melakukan evakuasi dan menaikkan status kewaspadaan di lingkungan penginapan.
"Posisi Atlet Village yang dijadikan tempat penginapan bagi seluruh atlet yang ikut berkompetisi di Asian Games itu berada di wilayah pelabuhan. Lokasinya di pinggir dan tidak jauh dari laut," jelas Todotua.
Tim Indonesia terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan panitia serta otoritas setempat untuk memastikan keamanan dan kelancaran logistik.
Dampak banjir di Nagoya
Hujan deras pada 8 September menyebabkan curah hujan mencapai 104,5 milimeter dalam satu jam di Nagoya, angka tertinggi dalam catatan kota. Banjir meluas hingga menenggelamkan ruas jalan dan kawasan pusat keramaian seperti Sakae.
Ada sekitar 2.700 warga yang mengungsi, dan empat orang dilaporkan mengalami luka ringan. Gangguan transportasi meluas termasuk penghentian sementara layanan Shinkansen Tokaido dan Sanyo.
Respons tim Indonesia dan alternatif latihan
CdM menyatakan tim akan mengikuti arahan panitia dan pemerintah setempat. Mereka juga menyiapkan alternatif tempat latihan untuk menjaga program persiapan tetap berjalan saat kondisi memungkinkan.
"Kita monitor terus. Prinsipnya, atlet fokus pada pertandingan," kata Todotua.
Tim CdM berjanji memberi dukungan non-teknis penuh seperti akomodasi, transportasi, dan layanan medis melalui koordinasi dengan tiap cabang olahraga.
Komposisi kontingen Indonesia
Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diperkuat 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga. Selain itu, terdapat 78 tenaga pendukung yang meliputi dokter, masseur, fisioterapis, dan tim Head Quarter.
- 430 atlet
- 145 ofisial
- 78 tenaga pendukung (dokter, fisioterapis, masseur, HQ)
Situasi menjelang pembukaan
Banjir melanda sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk pertandingan, menjelang pembukaan Asian Games pada 19 September 2026. Kejadian ini dikategorikan sebagai kondisi force majeure oleh otoritas setempat karena berdampak pada layanan publik dan infrastruktur.
Dengan koordinasi intensif antara CdM, panitia penyelenggara, dan otoritas lokal, tim Indonesia berupaya menjaga keselamatan atlet dan kelanjutan persiapan menuju pertandingan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Arsenal Kalahkan Napoli 1-0 di Maradona, Odegaard Jadi Pahlawan
Arsenal menang 1-0 atas Napoli (10 Sept 2026); Odegaard cetak gol dari assist Tzolis setelah Arsenal mendomi...
PSG Bantai Slovan 6-1: Torres Hattrick di Debut Liga Champions
PSG menang 6-1 atas Slovan Bratislava, Ferran Torres cetak hat-trick dan Dembélé sumbang dua gol serta dua a...
Fenerbahce vs AS Roma: Laga Perdana Liga Champions 2026/2027
Fenerbahce menjamu AS Roma di Chobani Stadium, Kamis 10 September 2026 pukul 23.45 WIB pada laga pembuka Lig...
Mancini Bawa Skuad Muda Italia ke Nations League
Roberto Mancini memanggil kombinasi pemain muda dan senior untuk Nations League, termasuk lima pemain U23 se...
Fiorentina Pecat Fabio Grosso Usai Rentetan Kekalahan
Fabio Grosso dipecat oleh Fiorentina setelah rentetan kekalahan termasuk 0-3 dari Frosinone dan 1-2 dari Tor...
Ketum NOC: Atlet Harus Jawab Tantangan dengan Prestasi di Asian Games
Ketum NOC minta atlet jawab tantangan perjalanan dan cuaca dengan prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026;...