Novita Wijayanti: Komisi V Awasi Pembangunan Sekolah Rakyat
Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti menegaskan pengawasan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi prioritas Komisi V. Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Ia meminta proses berjalan lancar, berkualitas, sesuai anggaran, dan mencapai target yang ditetapkan.
Pengecekan lapangan dan temuan awal
Komisi V terus melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pembangunan. Hasil pemantauan menunjukkan progres umumnya baik, namun terdapat keterlambatan di beberapa titik.
Menurut Novita, keterlambatan itu lebih banyak disebabkan oleh persoalan teknis seperti kesiapan lahan, bukan masalah manajemen konstruksi atau kualitas material. Hal ini membuat Komisi V memperketat pengawasan agar tidak ada deviasi dari spesifikasi proyek.
Fasilitas dirancang untuk mendukung pendidikan holistik
Program Sekolah Rakyat dirancang memberi akses pendidikan bagi anak kurang mampu dan anak putus sekolah. Fasilitas yang dibangun tidak hanya ruang kelas, tetapi juga mendukung kebutuhan hidup sehari-hari siswa selama mengikuti program.
- Tempat tinggal bagi siswa yang memerlukan tinggal di asrama;
- Fasilitas kesehatan dasar;
- Fasilitas pendidikan dan ruang belajar representatif;
- Dukungan makanan dan program gizi.
"Karena di situ sekolahnya tempatnya bagus sekali. Kemudian sangat representatif tidak hanya untuk anak-anak tapi untuk guru dan orang tuanya kalau datang,"
Pengawasan anggaran dan perlindungan vendor
Selain kualitas pembangunan, Komisi V mengawal penggunaan anggaran dan mekanisme pembayaran kepada vendor. Novita menekankan agar tidak ada penyelewengan dan pembayaran berjalan tepat waktu.
Ia mengingatkan bahwa beberapa vendor memiliki kondisi ekonomi terbatas sehingga kepastian pembayaran penting untuk kelancaran proyek.
"Komisi V memastikan bahwa pembangunan yang menjadi program dari Pak Prabowo bisa berjalan dengan lancar. kemudian juga kualitasnya baik, kemudian juga sesuai dengan target,"
Monitoring jangka panjang dan pengembangan bertahap
Komisi V menegaskan pengawasan tidak berhenti saat bangunan selesai. Monitoring dan pemeliharaan menjadi bagian penting agar fasilitas aman dan berfungsi dalam jangka panjang.
Novita menyatakan pengembangan Sekolah Rakyat akan dilakukan bertahap mengikuti kondisi keuangan negara. Pemerintah juga menyiapkan program pendukung lain seperti sekolah terpadu, universitas gratis, dan revitalisasi sekolah yang sudah berdiri.
Komisi V berkomitmen mengawal seluruh rangkaian agar manfaat program pendidikan ini berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi generasi penerus.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...