Atlet Pencak Silat Ngawi Raih 4 Emas di Panglima TNI Cup
NGAWI — Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memberi penghargaan kepada tujuh atlet pencak silat asal Ngawi yang meraih medali pada Kejuaraan Panglima TNI Cup tingkat nasional di Solo. Penyerahan apresiasi digelar di Gedung Kesenian Ngawi, Jumat (18/9/2026).
Kontingen Ngawi turun di lima nomor pertandingan dan berhasil menyumbangkan empat medali emas serta satu medali perak. Para atlet tampil pada beberapa kelas, mulai dari open, tunggal, hingga beregu.
Rangkaian prestasi dan nomor yang dipertandingkan
Prestasi di Solo menambah deretan kontribusi atlet Ngawi pada ajang provinsi, nasional, dan internasional. Sebelumnya, atlet dari Kabupaten Ngawi juga meraih medali emas untuk Jawa Timur pada ASEAN Schools Games tingkat remaja serta pada Kejuaraan Nasional.
"Lalu juga di kejuaraan-kejuaraan yang lain. Olahraga pencak silat berkontribusi dan bermanfaat untuk warga masyarakat maupun nama baik Kabupaten Ngawi," ujar Wabup Dwi Rianto Jatmiko.
Keberhasilan di berbagai nomor menunjukkan kedalaman talenta serta kemampuan adaptasi atlet Ngawi dalam berbagai format pertandingan. Hasil ini juga menegaskan efektivitas program pembinaan yang berjalan di daerah.
Faktor pendukung: pembinaan dan kompetisi internal
Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko menilai konsistensi pembinaan dan adanya kompetisi internal menjadi kunci peningkatan prestasi. Ia aktif memfasilitasi sinkronisasi antar-pelatih dan perguruan agar program latihan lebih terarah.
- Jabatan politik: Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi
- Organisasi seni dan tradisi: Ketua SH Terate Cabang Ngawi Pusat Madiun
- Organisasi olahraga: Ketua IPSI Kabupaten Ngawi
"Kami berkomitmen bagaimana seluruh perguruan silat yang ada di Kabupaten Ngawi bisa saling bergandengan tangan dan bersama-sama mencetak prestasi bagi Kabupaten Ngawi," kata Antok.
Menurutnya, sinergi antar-perguruan dan peningkatan kompetisi lokal akan terus dirumuskan. Langkah ini diharapkan menjaga kesinambungan prestasi serta memperluas basis atlet potensial di Ngawi.
Implikasi dan langkah ke depan
Penghargaan yang diberikan pemerintah daerah bertujuan memberi motivasi dan pengakuan atas kerja keras atlet dan pelatih. Dengan dukungan berkelanjutan, Ngawi berpotensi memperkuat posisinya sebagai penghasil atlet pencak silat berprestasi di tingkat regional dan nasional.
Ke depan, program pembinaan yang lebih terkoordinasi dan kompetisi internal yang intensif diharapkan menghasilkan lebih banyak atlet siap tanding di kejuaraan besar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pemkab Sumenep dan Blitar Tandatangani MoU untuk Percepatan Pembangunan
Pemkab Sumenep dan Blitar menandatangani MoU di Pendopo Agung Keraton pada 17 Sept 2026 untuk memperkuat sin...
Pemkab Bangkalan Dapatkan Dukungan Pusat untuk Rehabilitasi 180 Sekolah
Pemkab Bangkalan mendapat dukungan anggaran pusat untuk rehabilitasi hampir 180 sekolah, fokus pada standar...
Warga Silo Tangis di DPRD Jember, Tolak Rencana Pembangunan Yon TP
Warga Silo menangis di DPRD Jember menolak rencana pembangunan Yon TP, menuntut pembatalan dan kepastian ata...
Pemkab Kediri Perkuat Peremajaan Mangga Podang setelah Raih Sertifikat IG
Pemkab Kediri memperkuat peremajaan dan edukasi petani untuk menjaga kualitas mangga podang Lereng Wilis set...
Krisis Air Bersih di Bojonegoro: Truk Tangki Bantu Dua Desa
Warga dua desa di Kedewan, Bojonegoro, alami krisis air bersih. Truk tangki dari PDI Perjuangan datang 18 Se...
DPRD Malang Luncurkan Warung Kopi Perda untuk Perkuat Komunikasi
DPRD Kabupaten Malang meluncurkan Warung Kopi Perda (17/9/2026) sebagai ruang santai untuk akses Perda dan s...