Politik

Pemkab Bangkalan Dapatkan Dukungan Pusat untuk Rehabilitasi 180 Sekolah

Bagikan:
Pembangunan dan perbaikan sekolah di Bangkalan Jawa Timur

Bangkalan, 17 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendapat dukungan pemerintah pusat berupa peningkatan alokasi anggaran untuk perbaikan dan rehabilitasi sekolah. Pemkab melaporkan hampir 180 sekolah masuk daftar prioritas setelah pendataan dan pemutakhiran kondisi bangunan dilakukan.

Bantuan anggaran dan alasan intervensi

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan pemerintah daerah terus memperbarui data kerusakan sekolah untuk memastikan intervensi tepat sasaran. Presentasi kondisi riil ke pemerintah pusat membuka akses anggaran lebih besar bagi Kabupaten Bangkalan.

Jumlah lokasi usulan yang terus bertambah ditargetkan menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan timur, barat, utara, dan selatan Bangkalan.

Standar kualitas dan material

Pemkab tidak hanya fokus pada kuantitas sekolah yang direhabilitasi, tetapi juga kualitas hasil pekerjaan. Standar material dan spesifikasi teknis menjadi syarat utama dalam pelaksanaan proyek.

"Saya minta ada standarisasi. Misalkan pintu harus fabrikasi, kemudian bagian pelubangan/kusen menggunakan PVC," ujar Lukman.

Menurut Lukman, standar lokal itu wajib ditaati semua pihak untuk menjaga kualitas fisik bangunan sekolah.

Kendala lahan dan administrasi

Lukman juga menyoroti masalah status lahan yang dapat menghambat peningkatan fasilitas. Pemkab menyatakan akan menempuh langkah penyelesaian agar persoalan administrasi tidak mengganggu pelaksanaan program.

Respon dari Kementerian

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, menyambut positif usulan dari Pemkab Bangkalan. Ia menegaskan program revitalisasi merupakan prioritas pemerintah untuk memastikan lingkungan belajar aman dan layak.

"Pemerintah pusat melalui kementerian menyambut baik dan merespons positif usulan yang dipresentasikan oleh pak bupati beserta jajaran. Program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah ini merupakan prioritas presiden," kata Fajar.

Fajar menambahkan bahwa pemilihan material dan komponen teknis bisa menyesuaikan standar efisiensi sambil menjaga kekuatan, ketahanan, dan kenyamanan bangunan untuk jangka panjang.

Dampak dan prospek

Selain memperbaiki kerusakan fisik, program ini diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran. Dengan dukungan anggaran pusat dan standar teknis yang jelas, Pemkab berharap rehabilitasi dapat meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan secara merata.

Langkah selanjutnya adalah verifikasi akhir data sekolah dan penanganan persoalan lahan agar realisasi program berjalan lancar di lapangan.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait