Asahan Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
KISARAN, 13 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat. Asahan ditetapkan memenuhi readiness criteria sebagai calon lokasi Tahap II. Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan lahan, utilitas, dan dokumen pendukung.
Rakor dan penetapan lokasi
Rapat dipimpin Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico. Pertemuan berlangsung di Kisaran pada Rabu, 13 Mei 2026. Hadir pula Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, dan perwakilan pemerintah daerah.
Kegiatan ini menindaklanjuti surat Sekjen Kemensos Nomor 1779/1/PR.01.04/5/2026 tertanggal 12 Mei 2026 tentang usulan alternatif lokasi potensial untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II. Dari hasil survei lapangan dan evaluasi kesiapan, Asahan masuk dalam daftar prioritas.
Komitmen daerah: lahan dan administrasi
Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan komitmen Pemkab untuk mempercepat seluruh persyaratan teknis dan administrasi. Dukungan utilitas dan koordinasi lintas perangkat daerah menjadi fokus utama persiapan.
"Pemerintah Kabupaten Asahan akan segera menindaklanjuti seluruh tahapan dan persyaratan yang diperlukan guna mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan," ujar Rianto melalui Plt. Kominfo Arbin Tanjung.
Daerah akan memastikan ketersediaan lahan dan dukungan infrastruktur dasar. Selain itu, pemerintah menyiapkan kelengkapan administrasi agar proses penetapan lokasi berjalan lancar.
Tugas Kemensos dan langkah selanjutnya
Sekjen Kemensos Robben Rico menyatakan pihaknya bersama Satuan Tugas Pembangunan Sekolah Rakyat akan memastikan percepatan penetapan lokasi dan verifikasi dokumen. Tim juga akan mengecek kesiapan infrastruktur dasar di daerah calon penerima.
Robben menyatakan Asahan masuk usulan prioritas berdasarkan survei lapangan, pemenuhan readiness criteria, dan kesiapan dukungan daerah.
Pentingnya persiapan terpadu
Untuk memperjelas tanggung jawab, Pemkab Asahan menyusun paket persiapan yang meliputi:
- Penataan lahan yang memenuhi standar
- Penyediaan utilitas dasar seperti listrik dan air
- Kelengkapan dokumen administrasi dan perizinan
- Koordinasi antar dinas terkait
Dengan langkah ini, diharapkan proses realisasi Sekolah Rakyat di Asahan dapat berjalan sesuai jadwal. Program ini ditargetkan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat setempat.
Rakor berjalan aman dan lancar, serta mendapat catatan untuk tindak lanjut administrasi dan teknis. Pemerintah daerah dan Kemensos akan melanjutkan verifikasi lokasi sebelum penetapan final.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...