Fraksi Gerindra Setujui Ranperda APBD Medan 2025 dengan Catatan
Medan, 7 Juli 2025 — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 dengan sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Medan.
Ringkasan realisasi anggaran
Dalam rapat paripurna Selasa (7/7), juru bicara Fraksi Gerindra, yang hanya disebut sebagai F, meminta pemerintah kota menindaklanjuti rekomendasi DPRD, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta masukan dari fraksi-fraksi lain. Fraksi menekankan bahwa pengelolaan APBD harus berorientasi pada hasil bagi masyarakat.
| Keterangan | Realisasi | Persentase |
|---|---|---|
| Realisasi Pendapatan Daerah | Rp6,32 triliun | 90,80% |
| Realisasi Belanja | Rp5,84 triliun | 82,56% |
| Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) | Rp592,22 miliar | - |
Catatan utama Fraksi Gerindra
Fraksi memberikan beberapa catatan strategis. Pertama, meski Pemko Medan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk keenam kalinya, opini itu tidak boleh menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan pengelolaan keuangan daerah.
“Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika APBD mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan,” kata F.
Fraksi juga menyoroti ketergantungan yang masih cukup tinggi pada dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, Pemko didorong meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui digitalisasi pajak, penataan retribusi, dan optimalisasi aset daerah.
Soal SiLPA dan kinerja OPD
Nilai SiLPA sebesar Rp592,22 miliar dianggap sebagai sinyal perlunya evaluasi mendalam. F menyebut angka itu menunjukkan ada ruang perbaikan dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengendalian program pembangunan.
“SiLPA sebesar Rp592,22 miliar menunjukkan masih ada ruang perbaikan dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengendalian program pembangunan,” ujar F.
Fraksi meminta Pemko mengevaluasi OPD dengan serapan anggaran rendah, memperbaiki kualitas perencanaan, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, serta menerapkan evaluasi kinerja yang berorientasi pada hasil. Penggunaan SiLPA agar diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban daerah dan membiayai program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Prioritas pembangunan
Selain perbaikan tata kelola keuangan, Fraksi Gerindra mendorong percepatan penanganan banjir, perbaikan jalan dan drainase, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan sektor UMKM, serta pengawasan internal yang lebih efektif.
“APBD bukan sekadar kumpulan angka, melainkan amanah rakyat. Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan,” tegas F.
Pada akhir penyampaiannya, Fraksi Partai Gerindra menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah, namun dengan catatan perbaikan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Medan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Menang 2-1 atas Pemkab Aceh Besar di Meunasah Krueng
DPRK Aceh Besar menundukkan Pemkab Aceh Besar 2-1 pada laga persahabatan 22 Agustus 2026 di Meunasah Krueng.
Muzakkir Minta Amran Jelaskan Realisasi Rp2,5 Triliun untuk Rehabilitasi Lahan Aceh
Prof. Muzakkir minta Menteri Pertanian jelaskan transparansi realisasi Rp2,5 triliun bantuan rehabilitasi la...
Ngatiman Terpilih Aklamasi Ketua PMI Kota Langsa 2026-2031
Ngatiman terpilih aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Langsa 2026-2031; Pemko janji dukungan anggaran Rp100 juta...
Pemprov Sumut Diminta Atur Kewenangan dan Anggaran Bangun Rumah Korban
Pengamat minta Pemprov Sumut tetapkan kewenangan, sumber anggaran, dan verifikasi sebelum membangun 167 ruma...
PTPN IV Tanam 248 Pohon dan Lepas 2.310 Satwa di Aceh Timur
PTPN IV Regional VI menanam 248 pohon dan melepas 2.310 satwa di Aceh Timur untuk dukung program Tanam 1,5 J...
Polres Pematangsiantar Sosialisasikan Program AI di SMAN 4
Polres Pematangsiantar mensosialisasikan program AI kepada siswa SMAN 4 Siantar pada 21 Agustus; 30 siswa me...