Anas Karno: Aparatur Surabaya Harus Profesional dan Ramah
SURABAYA — Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, mengajak aparatur di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk meningkatkan profesionalisme serta keramahan dalam pelayanan publik saat kunjungan kerja ke Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Rabu (3/6/2026). Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik dan kepastian informasi menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pesan utama saat kunjungan
Anas mengatakan lurah dan camat adalah garda terdepan pemerintahan yang setiap hari berhadapan langsung dengan warga. Oleh sebab itu, kualitas pelayanan tidak hanya soal kecepatan penyelesaian, melainkan juga kemampuan membangun komunikasi yang humanis.
Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas harus menggabungkan profesionalisme administrasi, responsivitas, dan komunikasi yang ramah.
Respons sederhana, dampak besar
Ia mengingatkan bahwa warga sering kali tidak menuntut penyelesaian instan. Yang paling dibutuhkan adalah kepastian bahwa laporan atau keluhan telah diterima dan ditindaklanjuti.
"Kadang masyarakat tidak meminta masalahnya langsung selesai. Mereka hanya ingin mengetahui bahwa laporan mereka sudah diterima dan sedang diproses. Respons sederhana bisa membuat warga merasa diperhatikan,"
Anas menegaskan respons proaktif, sekecil apa pun, dapat meningkatkan rasa dihargai dan memperkuat kepercayaan publik.
Peran teknologi dan etika komunikasi
Perkembangan teknologi informasi membuka ruang komunikasi yang lebih cepat antara pemerintah dan masyarakat. Platform pesan instan dan layanan digital kini menjadi saluran utama warga untuk menyampaikan kebutuhan layanan publik.
Namun, Anas menekankan bahwa di tengah mekanisme digital, etika komunikasi harus tetap dijaga. Aparatur wajib memastikan setiap laporan mendapat respons memadai meskipun penyelesaiannya memerlukan waktu.
"Kalau memang belum bisa menjawab atau menyelesaikan saat itu juga, setidaknya ada informasi kepada warga. Dengan begitu masyarakat merasa dihargai dan tidak dibiarkan menunggu tanpa kepastian,"
Dukungan dan tindak lanjut
Anas memberi apresiasi atas upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam pembinaan aparatur dan perbaikan tata kelola administrasi. Meski begitu, ia menilai peningkatan kapasitas aparatur harus terus berlanjut agar layanan publik lebih adaptif terhadap kebutuhan warga.
Ia menegaskan pelayanan yang baik bukan sekadar aturan, tetapi bagaimana masyarakat merasa didengar dan mendapatkan kepastian saat berkomunikasi dengan pemerintah.
Penutup
Dalam pandangannya, pendekatan humanis menjadi fondasi utama pelayanan publik modern. Menurut Anas, dari komunikasi terbuka dan respons yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan tumbuh semakin kuat.
"Dari respons yang baik dan komunikasi yang terbuka, kepercayaan masyarakat akan tumbuh semakin kuat,"
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wakil DPRD Minta Pemkot Sosialisasi Aturan Parkir Persil Surabaya
Anggota DPRD Surabaya minta Pemkot sosialisasi aturan parkir persil untuk hindari penyegelan dan kebingungan...
Hasto: Kualitas Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran Serius
Hasto Kristiyanto menilai demokrasi Indonesia mengalami kemunduran serius dan menyerukan pemulihan independe...
Hasto Tegaskan Ikatan Sejarah antara PDI Perjuangan dan NU
Hasto Kristiyanto menegaskan hubungan historis PDI Perjuangan dan NU sebagai modal kebangsaan, serta menyeru...
Hasto: Jaga NU dari Intervensi Politik Menjelang Muktamar 2026
Hasto Kristiyanto meminta NU dijaga dari intervensi politik menjelang Muktamar NU 2026 di Jombang agar tetap...
Musran PDI Perjuangan Dimulai di Ngrambe, Ngawi: Fokus Regenerasi
DPC PDI Perjuangan Ngawi memulai Musyawarah Ranting di Ngrambe (24/7/2026) untuk konsolidasi dan memperkuat...
Sumenep Perkuat Pertanian lewat Sinergi dengan Kementan
Pemkab Sumenep dan Kementan sepakat sinergi program Upland dan DHP pada 23-24 Juli 2026 untuk tingkatkan pro...