Politik

Pemkab Kediri Ajak Masyarakat Kawal SPMB 2026, Pastikan Bebas Titipan

Bagikan:
Wakil Bupati Kediri memberi sambutan pada Deklarasi SPMB 2026 di Gedung Bagawanta Bhari

Wakil Bupati Kediri mengimbau publik mengawasi pelaksanaan SPMB 2026 agar proses penerimaan siswa baru berjalan bersih, transparan, dan adil.

KEDIRI — Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Ajakan itu disampaikan saat Deklarasi SPMB 2026 yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri di Gedung Bagawanta Bhari, Rabu (3/6/2026).

Deklarasi dan seruan pengaduan

Dewi meminta warga segera memanfaatkan kanal pengaduan resmi jika menemukan dugaan pelanggaran. Tujuannya untuk memastikan proses berjalan bersih dan transparan serta memberi perlindungan bagi peserta didik.

"Melalui deklarasi ini kami ingin memastikan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi,"

Dalam sambutan yang dibacakan, Dewi menekankan pendidikan sebagai hak setiap anak. Oleh karena itu, seluruh proses penerimaan harus menjunjung prinsip objektivitas, keterbukaan, akuntabilitas, dan keadilan.

Tekad menolak praktik titipan dan manipulasi

Pemerintah Kabupaten Kediri menaruh perhatian serius pada potensi pelanggaran yang kerap muncul saat musim penerimaan. Dewi menegaskan berbagai praktik seperti titipan, manipulasi data, dan penyalahgunaan jalur penerimaan tidak akan diberi ruang.

"SPMB kali ini harus bebas titipan, bebas manipulasi data, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat,"

Ia juga menyatakan sistem yang diterapkan memungkinkan pemantauan publik lebih terbuka, termasuk akses informasi peserta, nilai, dan peringkat calon siswa sesuai mekanisme yang disediakan.

Daya tampung dan jaminan akses sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, memastikan kapasitas sekolah mencukupi bagi lulusan SD/MI tahun ini. Data dinas menunjukkan jumlah kursi lebih besar dari estimasi lulusan.

Kategori Jumlah
Daya tampung (SMP/MTs negeri & swasta) ~27.300 siswa
Perkiraan lulusan SD/MI dan sederajat ~22.500 siswa

"Artinya, seluruh anak memiliki kesempatan memperoleh sekolah, baik negeri maupun swasta," jelas Muhsin. Ia menambahkan pelaksanaan SPMB tetap mengacu pada jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua.

Imbauan pendaftaran dan peran orang tua

Muhsin mengimbau masyarakat memahami tahapan pendaftaran dan mekanisme pengambilan PIN untuk pendaftaran daring. Ia menegaskan proses registrasi bisa dilakukan online sehingga tidak perlu berjubel di lokasi.

Dewi juga mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan satu sekolah sebagai tolok ukur tunggal keberhasilan. Semua sekolah memiliki peluang untuk mendukung perkembangan dan prestasi peserta didik.

Dengan sistem yang terbuka dan kanal aduan resmi, Pemkab Kediri berharap partisipasi masyarakat menjadi kunci menjaga integritas SPMB 2026 dan memastikan setiap anak mendapat akses pendidikan yang adil.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait