Musran PDI Perjuangan Dimulai di Ngrambe, Ngawi: Fokus Regenerasi
Ngawi — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi membuka rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) secara serentak dari Kecamatan Ngrambe pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan di Gedung Panti Kecamatan Ngrambe ini bertujuan konsolidasi organisasi sekaligus penyegaran kepengurusan ranting dengan memberi ruang bagi kader muda dan perempuan.
Pelaksanaan dan peserta
Musran dipimpin jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Hadir pula pengurus PAC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, serta kader dan pengurus ranting se-Kecamatan Ngrambe. Agenda ini menjadi bagian dari proses konsolidasi yang dimulai dari tingkat DPP, DPD, hingga DPC sebelum dilaksanakan di ranting.
Komposisi pengurus baru: regenerasi dan keterwakilan
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngrambe, Danang Wahyu Krisdiyanto, menyebut kepengurusan ranting disusun untuk membuka peluang bagi generasi muda dan perempuan sebagai bagian dari regenerasi partai.
“Komposisi kepengurusan kali ini sekitar 30 persen diisi kader muda. Selain itu, keterlibatan perempuan juga terus diperkuat agar kepengurusan semakin representatif,”
Danang juga mengajak pengurus baru menjaga soliditas dan mengedepankan kebersamaan dalam menjalankan tugas partai.
“Satu perjuangan, satu tujuan dalam partai,”
Pesan kader: akhlak, gotong royong, dan persiapan pemimpin masa depan
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Pujo Wahono, mengingatkan asal-muasal partai sebagai wadah wong cilik yang harus terus memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia meminta kader muda menyiapkan diri menjadi calon pemimpin masa depan dengan menanamkan akhlak, budi pekerti, dan semangat gotong royong.
“Ojo rumongso biso, ojo biso-biso rumongso. Di dalam organisasi jangan saling mencari kesalahan, tetapi harus saling asah, asih, dan asuh,”
Konsolidasi organisasi dan nilai-nilai partai
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, menegaskan bahwa pengurus ranting adalah ujung tombak pelaksanaan program partai di tingkat desa. Menurutnya, konsolidasi rutin seperti Musran berguna untuk menyegarkan struktur sehingga organisasi lebih efektif.
Yuwono menekankan pentingnya idealisme, militansi, loyalitas, dan disiplin partai. Ia juga mengajak kader memahami ideologi partai yang berlandaskan Pancasila dan nilai-nilai Bung Karno, termasuk kebangsaan, keadilan sosial, dan semangat pantang menyerah.
Penutup: pengukuhan dan harapan ke depan
Musran se-Kecamatan Ngrambe ditutup dengan pengucapan sumpah janji jabatan bagi pengurus ranting yang baru. Dengan struktur yang lebih representatif—mengakomodasi kader muda dan perempuan—partai berharap pengurus ranting bisa memperkuat basis dan memenangkan aspirasi rakyat di tingkat lokal.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR: Investasi Pertambangan Banyuwangi Harus Lindungi Lingkungan
Komisi IV DPR kunjungi PT BSI Tumpang Pitu; Sonny minta investasi tambang selaras dengan perlindungan lingku...
Lamongan Siapkan 10 Ribu Titik PJU, Fokus di Jalur Pantura
Pemkab Lamongan menyiapkan 10.000 titik PJU baru, fokus di Jalur Pantura untuk tingkatkan keselamatan dan ak...
PDI-P Kanigoro Percepat Regenerasi: 30% Perempuan, 30% Kader Muda
PDI Perjuangan Kanigoro membentuk kepengurusan baru dengan 30% perempuan dan 30% kader muda untuk memperkuat...
Bupati Trenggalek Dorong PDAM Pakai Energi Surya untuk Tekan Biaya
Bupati Trenggalek mendorong PDAM pakai panel surya untuk tekan biaya operasional dan perkuat kontribusi PAD...
Bupati Kediri Dukung Koperasi dan Dorong UMKM Masuk Marketplace
Bupati Kediri dukung koperasi dan dorong UMKM memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan daya saing setelah...
Rencana Bioskop di Pasar Baru Magetan Picu Kekhawatiran Pedagang
Pedagang Pasar Baru Magetan khawatir atas rencana pembangunan bioskop; DPRD jadwalkan RDP pada 24 Juli 2026...