Andreas Eddy Reses di Malang: Nikmati Festival Tunjungsekar Tempo Doeloe
Malang – Anggota DPR RI Komisi XI, Andreas Eddy Susetyo, melakukan reses berbeda pada Sabtu (8/8/2026). Ia turun langsung ke RT 04 RW 05 Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, untuk menyerap aspirasi warga sambil mengikuti Festival Tunjungsekar Tempo Doeloe yang menonjolkan kuliner dan budaya tradisional.
Turun ke kampung dan nikmati kuliner tradisional
Tanpa protokoler formal, Andreas menyusuri gang permukiman yang didekorasi bergaya era 1940–1960-an. Ia mencicipi jajanan tradisional seperti cenil, jenang, dan gulali yang mulai langka. Selain makan, Andreas ikut berjoget dan bernyanyi bersama kelompok campursari Sudi Budoyo.
Menurutnya, pendekatan sederhana itu membuka ruang pengamatan langsung terhadap kondisi masyarakat dan geliat ekonomi pelaku UMKM lokal.
"Pendekatan informal seperti ini saya kira menjadi sarana paling efektif untuk merasakan denyut nadi ekonomi warga secara nyata. Wakil rakyat harus hadir tidak hanya di gedung parlemen, tetapi juga turun ke jalan, menikmati kuliner warga, dan berbaur dalam kegembiraan dan gotong royong,"
Dialog dengan penggerak festival dan tokoh lokal
Di sela kegiatan, Andreas berdiskusi dengan penggerak acara dan tim kreatif Festival Tunjungsekar. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat setempat, antara lain Ketua RT 04 sekaligus ketua panitia Satria Adi Nugroho, Ketua RW 05 Gunawan Priyo Widodo, dan tokoh masyarakat Nurul Setyowati.
Pembicaraan berfokus pada pelaksanaan festival, tantangan UMKM, serta ide pengembangan potensi lokal menjadi destinasi wisata kampung.
Potensi ekonomi kerakyatan dan pariwisata lokal
Andreas menilai festival yang digelar rutin hingga satu bulan itu bukan sekadar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut menjadi wahana bagi warga memasarkan produk langsung kepada pengunjung dan menghidupkan ekonomi skala kecil.
"Saya mengapresiasi kesolidan warga di sini sampai kemudian bikin festival seperti ini rutin sampai satu bulan. Semangat gotong royong ini menjadi contoh ekonomi kerakyatan yang perlu kita dukung,"
Ia menekankan bahwa pengembangan berbasis kreativitas warga dapat memperkuat perekonomian dan membuka peluang pariwisata berbasis komunitas.
Reses santai, aspirasi konkret
Reses yang berlangsung santai itu memberikan ruang bagi warga menyampaikan persoalan dan potensi setempat. Aspirasi terkait infrastruktur kecil, dukungan pemasaran UMKM, dan agenda budaya tercatat sebagai masukan yang akan dibawa Andreas ke tingkat legislatif.
Dengan hadir di tengah masyarakat, Andreas berharap hubungan wakil rakyat dan konstituen semakin dekat, sekaligus mendorong langkah nyata untuk mendukung UMKM dan pariwisata berbasis komunitas di Malang.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...
Puan Atur Pertemuan Prabowo–Megawati Bersama PDIP dan Gerindra
Puan Maharani akan mengatur pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama PDIP dan Gerindra usai ku...
Sumenep Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-SD 1 Oktober 2026
Pemkab Sumenep menggelar turnamen sepak bola antar-SD pada 1 Oktober 2026 untuk memetakan talenta lokal dan...
Surabaya Tetapkan Prioritas RAPBD 2027: Pendidikan, Kesehatan, Rutilahu
Pemkot Surabaya prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan Rutilahu dalam RAPBD 2027 senilai Rp12,825 triliun u...
Prabowo Datangi Rumah Megawati untuk Takziah Guruh
Presiden Prabowo mendatangi kediaman Megawati pada 28/9/2026 untuk menyampaikan takziah atas wafatnya Guruh,...