PDI Perjuangan Bojonegoro Bentuk Pengurus Ranting dan Anak Ranting
Bojonegoro — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I pada 8–9 Agustus 2026 untuk pembentukan Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR). Rapat berlangsung di tingkat kabupaten dan dihadiri seluruh pengurus Anak Cabang (PAC). Tujuan utama kegiatan ini adalah penataan dan penyempurnaan data kepengurusan di tingkat desa/kelurahan hingga dusun/RW agar struktur partai hidup dan aktif.
Mekanisme dan fokus pembentukan
Dalam sidang pleno, DPC bersama PAC menyepakati mekanisme dan tahapan pembentukan pengurus di tingkat paling bawah. Setiap PAC mendapat tugas untuk memfasilitasi musyawarah di ranting dan anak ranting di wilayahnya. Penekanan diberikan pada konsolidasi organisasi agar mesin partai bergerak sampai ke dusun.
Kebijakan keterwakilan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menegaskan prinsip keterwakilan menjadi acuan utama. Ia menyatakan keterlibatan perempuan dan generasi muda wajib diperhatikan dalam struktur terendah partai.
"Pembentukan ranting dan anak ranting ini mengacu kepada 30 persen keterwakilan perempuan dan generasi muda. Ini wajib hukumnya," tegas Bambang.
Bambang menambahkan kebijakan itu memberi ruang lebih besar kepada perempuan dan anak muda sebagai penerus perjuangan partai. Menurutnya, mereka membawa semangat baru dan pendekatan segar dalam menyapa masyarakat.
Tindak lanjut dan evaluasi
Setelah rapat pleno, seluruh PAC diminta segera turun dan menyelenggarakan musyawarah untuk membentuk pengurus ranting dan anak ranting. DPC akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap data dan kepengurusan yang terbentuk.
"Setelah ini langsung turun ke bawah, bentuk pengurusnya, datanya disempurnakan. DPC akan melakukan evaluasi," ujar Bambang. Ia menegaskan penguatan dari dusun akan memperkokoh struktur di tingkat kabupaten.
Dampak dan prospek
Dengan penguatan struktur hingga tingkat anak ranting, DPC PDI Perjuangan Bojonegoro optimis mesin partai akan semakin solid. Penguatan ini ditujukan untuk memperkuat tugas kerakyatan dan memenangkan kepercayaan masyarakat di akar rumput.
Pembentukan kepengurusan yang representatif juga diharapkan mempercepat proses regenerasi dan memperluas basis dukungan partai di seluruh desa dan dusun.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...
Surabaya Abaikan Desil sebagai Acuan Bansos, Verifikasi Dilakukan Langsung
Pemkot dan DPRD Surabaya sepakat desil tak lagi jadi patokan bansos; verifikasi dilakukan lewat forum RT ter...
Puan Atur Pertemuan Prabowo–Megawati Bersama PDIP dan Gerindra
Puan Maharani akan mengatur pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati bersama PDIP dan Gerindra usai ku...
Sumenep Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-SD 1 Oktober 2026
Pemkab Sumenep menggelar turnamen sepak bola antar-SD pada 1 Oktober 2026 untuk memetakan talenta lokal dan...
Surabaya Tetapkan Prioritas RAPBD 2027: Pendidikan, Kesehatan, Rutilahu
Pemkot Surabaya prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan Rutilahu dalam RAPBD 2027 senilai Rp12,825 triliun u...
Prabowo Datangi Rumah Megawati untuk Takziah Guruh
Presiden Prabowo mendatangi kediaman Megawati pada 28/9/2026 untuk menyampaikan takziah atas wafatnya Guruh,...