Anak Pematangsiantar Juara Story Telling dan Mewarnai di Provsu
Peserta dari Pematangsiantar meraih sejumlah juara dalam lomba Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar kelas 1-3 tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 28 Mei di gedung serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan. Perlombaan yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh ini menampilkan kategori story telling dan mewarnai.
Daftar pemenang dari Pematangsiantar
Perwakilan Pematangsiantar membawa pulang beberapa medali pada kategori PAUD. Nama-nama pemenang adalah sebagai berikut:
- Juara 1 Story Telling PAUD: Kyra Leticia Sihombing
- Juara Harapan 3 Story Telling PAUD: Naura Agisca
- Juara 2 Mewarnai PAUD: Felicia May Janita Purba
Penyelenggaraan dan rangkaian kegiatan
Lomba tingkat provinsi ini berlangsung di PRSU, Jl. Gatot Subroto, Sei Sikambing, Medan Helvetia. Kegiatan merupakan kelanjutan dari babak tingkat Pematangsiantar yang sebelumnya digelar di ruang serbaguna Pemko, Jl. Merdeka pada Jumat, 22 Mei.
Dukungan TP PKK dan pesan pembina
Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Rasta Eliya Ginting, hadir mewakili Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi. Rasta menyampaikan kebanggaan atas prestasi anak-anak Pematangsiantar dan menegaskan komitmen untuk mengembangkan kegiatan kreatif.
"Kami merasa bangga, perwakilan kita dari Pematangsiantar meraih prestasi. Ini bukti nyata Bunda PAUD bergerak ikut mencerdaskan generasi muda Pematangsiantar sejak usia dini."
"Kolaborasi semua pihak perlu kita tingkatkan. Kami berharap capaian ini menjadi stimulus bagi anak-anak PAUD dan SD di Pematangsiantar."
"Keterlibatan orangtua, guru dan pemerintah merupakan yang paling utama dan kita harus bergandeng tangan,"
Apresiasi pemerintah provinsi dan tujuan pendidikan
Gubernur Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Provsu, Dwi Endah Purwanti, memberi apresiasi atas inisiatif penyelenggara. Dwi menilai kegiatan semacam ini lebih dari sekadar lomba; ia melihatnya sebagai ruang pembinaan karakter anak sejak dini.
"Kegiatan ini bukan sekedar perlombaan, tapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kreativitas, keberanian dan kebersamaan anak-anak sejak dini. Anak-anak merupakan aset terbesar bangsa dan masa depan Sumut serta Indonesia akan menentukan.
Karena itu, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik semata, tapi juga harus membantu karakter generasi yang kreatif, percaya diri, memiliki kepedulian sosial serta menghargai keberagaman budaya dan nilai spiritual," sebut Dwi.
Dwi menambahkan bahwa lewat lomba anak-anak dilatih keberanian, disiplin, kerja sama, dan kecintaan pada seni serta budaya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan komunitas dalam pembangunan sumber daya manusia.
Pesan penutup
Dwi mengingatkan bahwa kemenangan bukan tujuan utama. Semangat tampil, belajar, dan tumbuh percaya diri jauh lebih penting bagi perkembangan anak. Kegiatan ini diharapkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat tali persaudaraan, kreativitas, dan karakter generasi muda di Sumut dan Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelajar Tewas Ditabrak Truk di Jalinsum Sergai, Pengemudi Kabur
Pelajar tewas setelah sepeda motor ditabrak truk di Jalinsum KM 62–63, Sergai. Pengemudi truk melarikan diri...
Sidang Kasus Sabu 1,09 Kg di Medan, Hakim Ragukan Kesaksian Terdakwa
PN Medan lanjutkan sidang kasus sabu 1,09 kg dan 118 ekstasi; hakim meragukan pengakuan Komala dan menunda s...
Pelaku Bongkar Rumah di Medan Ditembak Saat Ditangkap
Pelaku pembongkaran rumah di Medan ditembak saat ditangkap setelah berusaha melawan. Pelaku mengaku sudah tu...
Kelangkaan Semen di Sumut: Harga Melonjak hingga Rp85 Ribu
Kelangkaan semen di Sumut berlangsung dua bulan; harga meroket hingga Rp85 ribu per sak dan mengganggu proye...
Hakim Minta Pimpinan Bank Mandiri Hadir di Sidang Kasus Korupsi Samosir
Majelis hakim PN Medan minta Pimpinan Bank Mandiri hadir dalam sidang dugaan korupsi bantuan ekonomi Samosir...
Korban Tuntut Keadilan: Dugaan Pelecehan oleh PPPK di Padang Lawas
Seorang magang di Padang Lawas laporkan dugaan pelecehan oleh oknum PPPK; kasus dipindah ke Polda Sumut usai...