Nasional

Amran Lantik Tiga Pejabat Madya Bapanas, Fokus Stabilisasi Harga Beras

Bagikan:
Amran Sulaiman melantik pejabat Bapanas di Jakarta untuk stabilisasi pangan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di Jakarta pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan bertujuan memperkuat stabilisasi harga pangan, terutama pengendalian harga beras dan pemberantasan praktik mafia pangan.

Siapa yang Dilantik

Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113/TPA Tahun 2026. Tiga pejabat yang diambil sumpah dan dilantik adalah:

  • Mayjen TNI (Purn.) Ito Hedriarto sebagai Sekretaris Utama Bapanas,
  • Brigjen Pol. Hermawan sebagai Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan,
  • Aulia Sofian sebagai Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi.

Setelah pengucapan sumpah, ketiganya menandatangani Pakta Integritas yang memuat komitmen pencegahan korupsi, kolusi, nepotisme, dan penghindaran konflik kepentingan.

Arahan Utama: Stabilisasi Harga

Amran menegaskan stabilitas harga menjadi tugas utama pimpinan baru. Ia mengingatkan agar harga beras berada dalam koridor yang ditetapkan pemerintah untuk melindungi konsumen dan produsen.

“Tugasnya sederhana, tapi rumit. Stabilkan harga. Stabilkan harga, jangan ada mafia, khususnya beras fortifikasi, beras premium-medium,”

Amran juga menekankan agar harga tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun turun di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Ia meminta koordinasi erat dengan Bulog dan pemangku kepentingan lain untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

“Jangan lagi ada harga beras di atas HET, kemudian di bawah HPP. Kenal sama Bulog,”

Pengawasan Beras Fortifikasi dan Penindakan

Selain pengendalian harga, Amran memerintahkan pengawasan khusus terhadap beras fortifikasi. Pelanggaran produk dan perizinan harus ditindak tegas sesuai ketentuan.

“Terutama yang pelanggaran-pelanggaran fortifikasi, izin-izinnya. Bila melanggar, tidak usah ragu-ragu, cabut,”

Instruksi ini menegaskan sikap zero tolerance terhadap praktik yang merugikan konsumen maupun produsen serta mengancam stabilitas pasokan pangan.

Penguatan Koordinasi dan Tugas Ke Depan

Amran meminta jajaran Bapanas bekerja konsisten untuk mempertahankan kondisi pangan nasional yang disebutnya telah baik dan stabil. Fokus kebijakan meliputi ketersediaan, harga konsumen, dan perlindungan produsen.

Penguatan pimpinan Bapanas diharapkan mempercepat respons terhadap fluktuasi harga dan pelanggaran pasar. Langkah penegakan aturan serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait