Abu MUDI Isi Pengajian TASTAFI di Sabang, Wali Kota Hadir
Sabang — Pengajian Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (TASTAFI) di Masjid Agung Babussalam Sabang menghadirkan ulama Abu Syeikh H. Hasanoel Bashry HG, yang akrab dipanggil Abu MUDI Samalanga, Rabu malam (16/9). Acara ini menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk memperdalam pemahaman keislaman.
Acara dan peserta
Pengajian berlangsung di Masjid Agung Babussalam yang menjadi pusat kegiatan keagamaan kota. Hadir pada kesempatan itu Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam. Selain wali kota, Ketua TP-PKK Sabang Nuri Farisal dan jajaran Pemerintah Kota juga ikut serta.
Forkopimda serta sejumlah instansi vertikal turut hadir, menunjukkan dukungan lembaga pemerintahan terhadap kegiatan keagamaan berskala lokal. Sebelum pengajian dimulai, panitia dan Pemerintah Kota menjamu Abu MUDI dalam jamuan makan malam di Pendopo Wali Kota Sabang.
Sambutan Wali Kota
Wali Kota Zulkifli menilai pengajian TASTAFI sebagai ruang penting untuk belajar dan memperkuat pemahaman agama. Ia menyebut kehadiran ulama seperti Abu MUDI memberikan manfaat karena selama ini menjadi rujukan masyarakat Aceh.
"Ini kesempatan yang baik bagi kita di Sabang untuk bersama-sama mendengar dan belajar langsung dari Abu MUDI. Kita berharap apa yang disampaikan malam ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,"
Zulkifli juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran dalam mempererat tali silaturahmi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Ia berharap majelis ilmu seperti TASTAFI terus berkembang dan mendapat dukungan bersama.
Makna pengajian bagi masyarakat
Pengajian TASTAFI secara khusus menekankan pembelajaran tasawuf, tauhid, dan fiqih sebagai bagian dari pendidikan keagamaan. Kehadiran tokoh yang menjadi rujukan regional dipandang dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama di tingkat lokal.
Selain aspek keilmuan, acara juga menjadi ajang silaturahmi antara pemimpin daerah dan masyarakat. Dukungan institusi pemerintahan terlihat dari kehadiran pejabat daerah dan instansi terkait.
Prospek ke depan
Pemerintah Kota dan penyelenggara diharapkan terus memfasilitasi majelis ilmu seperti ini agar manfaatnya meluas. Dukungan bersama dinilai penting supaya pengajian tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi berlanjut menjadi sumber pengetahuan praktis bagi masyarakat Sabang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Nias Selatan Serahkan SK untuk 352 PPPK dan Resmikan KMP Hafamati
Bupati Nias Selatan serahkan SK/SPK untuk 352 PPPK Paruh Waktu dan meresmikan KMP Hafamati HF untuk memperku...
Sumut Siapkan Irigasi 7,5 Km di Secanggang pada 2027
Pemprov Sumut rencanakan irigasi 7,5 km di Secanggang pada 2027 untuk tingkatkan intensitas tanam dan produk...
Santriwati Ibadur Rahman Kecam Penggerebekan Pesantren Hamal Tul Quran
Ratusan santriwati Ibadur Rahman mengecam penggerebekan Pondok Pesantren Hamal Tul Quran (27 Okt 2026) dan t...
Kanwil Ditjenpas Sumut Tindaklanjuti Penangkapan Pegawai Lapas Medan
Kanwil Ditjenpas Sumut menindaklanjuti penangkapan ES, pegawai Lapas Tanjung Gusta Medan, terkait kurir nark...
Polresta Deliserdang Gagalkan Penyelundupan 15,59 Kg Sabu
Satres Narkoba Polresta Deliserdang menggagalkan penyelundupan 15,59 kg sabu dari Aceh ke Lampung dan menang...
Sidang Sumantri Ditunda, Kader Pujakesuma Padati PN Lubuk Pakam
Sidang putusan Sumantri dan anaknya di PN Lubuk Pakam ditunda hingga 5 Nov 2026 karena pergantian penasihat...