Lokal

Haornas 2026: Samosir Apresiasi 84 Atlet dan 20 Pelatih

Bagikan:
Upacara Haornas ke-43 di Tanah Lapang Pangururan, Samosir dengan penyerahan penghargaan kepada atlet dan pelatih

Pangururan, Samosir — Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (17/9). Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menjadi inspektur upacara dan menyerahkan penghargaan kepada insan olahraga.

Penghargaan untuk atlet dan pelatih

Samosir memberikan tali asih kepada 84 atlet dan 20 pelatih yang berprestasi di tingkat daerah, provinsi, hingga internasional. Bentuk penghargaan ini dimaksudkan sebagai apresiasi sekaligus motivasi agar prestasi terus meningkat.

Pemerintah Kabupaten Samosir tentu memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih yang sudah mengharumkan nama daerah. Tali asih ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan mudah-mudahan dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi.

Turut hadir pada upacara unsur Forkopimda Kabupaten Samosir, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, pimpinan OPD, serta pelaku dari berbagai cabang olahraga.

Olahraga sebagai investasi bangsa

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati, Kementerian Pemuda dan Olahraga menekankan peran olahraga lebih luas dari sekadar pertandingan. Olahraga disebut sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat.

Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya.

Melalui investasi ini diharapkan terbentuk karakter disiplin, tangguh, sportif, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara umum.

Menuju budaya aktif dan bugar

Haornas 2026 di Samosir mengangkat tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar". Pemerintah daerah didorong menempatkan olahraga sebagai bagian dari agenda pembangunan kesehatan dan pengembangan SDM.

Beberapa langkah yang disorot sebagai kunci membangun budaya olahraga di daerah adalah:

  • Ketersediaan ruang publik dan fasilitas olahraga yang mudah diakses.
  • Penyediaan jalur pejalan kaki dan jalur bersepeda.
  • Program olahraga yang murah, aman, dan inklusif untuk semua kelompok.

Perubahan perilaku masyarakat — seperti meningkatnya aktivitas fisik rutin — menjadi indikator penting keberhasilan, bukan hanya jumlah event olahraga.

Peran daerah dan prospek ke depan

Pemerintah kabupaten diharapkan terus mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan olahraga sebagai bagian aktivitas sehari-hari. Pendataan kebugaran masyarakat juga perlu menjadi dasar perumusan kebijakan olahraga yang tepat sasaran.

Samosir menegaskan komitmen membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Dengan kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi olahraga, dan komunitas, diharapkan budaya olahraga, prestasi, dan industri olahraga tumbuh saling mendukung.

Momentum Haornas ke-43 menjadi dorongan bagi Kabupaten Samosir untuk memperkuat pembinaan prestasi sekaligus memperluas gerakan masyarakat aktif dan bugar.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait