Polisi Sumut Bongkar Peredaran 113 kg Sabu di Jalan Lintas Langkat-Aceh
Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap peredaran narkoba berupa sabu seberat 113 kg di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di rute Langkat–Aceh Timur, Rabu (3/6). Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat dan berlanjut pengejaran kendaraan bermuatan barang terlarang.
Awal penindakan dan pengejaran
Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan anggota menerima informasi tentang sebuah mobil berpelat B 99 REZ yang dicurigai membawa narkoba dari Aceh Timur. Personel lalu mengejar kendaraan itu di jalan lintas.
"Setelah menerima laporan itu anggota kita melakukan pengejaran di Jalan Lintas Sumatera Langkat-Aceh Timur untuk menghentikan laju kendaraan yang membawa narkoba tersebut,"
Insiden di lokasi dan barang bukti
Pada saat pengejaran, kata Andy, anggota terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak salah satu bagian mobil. Kendaraan pelaku kemudian terperosok ke parit di bahu jalan.
Petugas mengamankan tempat kejadian dan melakukan pemeriksaan. Di TKP ditemukan empat tas besar berisi sabu dengan total berat 113 kg.
Pelaku melarikan diri dan identitas diduga palsu
Andy menyebut pengemudi yang diduga pemilik barang berhasil melarikan diri. Polisi kini masih memburu pelaku itu di wilayah Aceh.
"Terhadap pemilik sabu seberat 113 kg sampai saat ini masih dalam pengejaran. Selain menyita barang bukti narkoba juga didapat beberapa identitas seperti KTP dan SIM berdasarkan analisa diduga palsu,"
Asal barang bukti dan pengembangan kasus
Menurut penyidik, ada dugaan awal bahwa sabu ini berasal dari luar negeri. Andy menegaskan bahwa pengembangan kasus masih berlangsung untuk menemukan jaringan dan rute penyelundupan.
"Anggota kita masih di Aceh untuk menangkap pemilik barang bukti sabu tersebut. Kita menduga sabu seberat 113 kg itu berasal dari Malaysia,"
Kasus ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan forensik terhadap barang bukti dan verifikasi dokumen yang ditemukan. Polisi juga memperluas penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang terlibat serta titik masuk barang ke wilayah nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...