Nasional

Libur Sekolah: 1,16 Juta Penumpang Pakai Kereta di Daop 1 Jakarta

Bagikan:
Penumpang antre di stasiun Daop 1 Jakarta selama libur sekolah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat 1,16 juta penumpang menggunakan layanan kereta selama masa libur sekolah pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Data tersebut diumumkan oleh Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, pada 5 Juli 2026 di Jakarta, menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat saat liburan.

Rekap perjalanan dan okupansi

Dalam periode 20 Juni–5 Juli 2026 tercatat 577.789 penumpang berangkat dan 584.232 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI menyediakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dengan total 629.649 tempat duduk.

Dari kapasitas tersebut, sebanyak 570.032 tiket KAJJ berhasil dipesan, sehingga tingkat okupansi mencapai sekitar 90,5 persen. Angka itu menjadi indikasi tingginya permintaan terhadap layanan kereta jarak jauh pada musim liburan.

Penjualan tiket lokal dan program diskon

Selain layanan jarak jauh, kereta lokal juga mencatat penjualan signifikan selama libur sekolah. Rincian penjualan tiket antara lain:

  • KA Pangrango: 62.121 tiket terjual
  • KA Siliwangi: 28.548 tiket terjual

Program Diskon Liburan sebesar 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial juga mendapat sambutan positif. Dari total kapasitas 308.648 kursi, sebanyak 299.329 tiket laku atau sekitar 97 persen dari kapasitas yang tersedia.

Respons KAI dan langkah ke depan

Manajemen Daop 1 Jakarta menyatakan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta selama libur sekolah. Menurut pihak KAI, data pengguna ini menjadi masukan untuk peningkatan layanan operasional dan kenyamanan penumpang.

"Tingginya minat masyarakat menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,"

"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi selama masa libur sekolah. Kami akan terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan," ujar Franoto.

Ke depan, KAI berpeluang menyesuaikan frekuensi perjalanan, menambah kapasitas pada rute populer, dan memperkuat program promosi agar layanan tetap andal selama periode puncak perjalanan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait