Menpar: Wisnus Capai 420 Juta Perjalanan hingga April 2026
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) selama Januari hingga April 2026 mencapai sekitar 420 juta perjalanan, tumbuh 1,48 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. Pemerintah menilai kenaikan mobilitas domestik penting untuk mendorong pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Data perjalanan wisnus Januari–April 2026
Berdasarkan paparan kementerian, total perjalanan wisnus pada empat bulan pertama 2026 mencapai 0,42 miliar atau hampir 420 juta perjalanan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan moderat 1,48 persen year on year. Kenaikan mobilitas dicatat di berbagai destinasi wisata domestik.
"Adapun perjalanan wisatawan Nusantara selama Januari hingga April 2026 telah mencapai 0,42 miliar atau hampir 420 juta. Ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,48 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,"
Dampak pada tenaga kerja sektor pariwisata
Peningkatan aktivitas wisata domestik turut menyerap tenaga kerja. Pada 2025 sektor pariwisata tercatat menyerap 25,91 juta pekerja. Kementerian menargetkan peningkatan jumlah tenaga kerja menjadi 26,53 juta pada 2026, seiring upaya peningkatan mobilitas dan kegiatan pariwisata.
"Tenaga kerja pariwisata masih menggunakan pencapaian tahun 2025 sebesar 25,91 juta tenaga kerja. Namun pada tahun ini kami diharapkan dapat mendorong peningkatannya ke 26,53 juta tenaga kerja,"
Kontribusi terhadap PDB dan estimasi lebih lanjut
Kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto pada triwulan pertama 2026 tercatat sebesar 4,01 persen. Estimasi Office of Chief Economist Bank Mandiri menunjukkan kontribusi ini bisa mencapai sekitar 5 persen setelah penghitungan Tourism Satellite Account. Angka ini menegaskan peran pariwisata dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.
Pemantauan dan langkah pemerintah
Widiyanti menegaskan pemerintah akan terus memantau berbagai indikator sektor pariwisata untuk menjaga momentum pertumbuhan. Upaya tersebut mencakup dorongan mobilitas domestik, penguatan kapasitas tenaga kerja, dan pemetaan destinasi untuk distribusi kunjungan yang lebih merata.
Dengan data awal 2026 ini, kementerian menilai target peningkatan tenaga kerja dan kontribusi terhadap PDB dapat tercapai jika mobilitas wisnus terus meningkat dan dukungan kebijakan berlanjut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkot Selidiki Kematian Harimau Putih Anggun di Semarang Zoo
Pemkot Semarang menyelidiki kematian harimau putih Anggun di Semarang Zoo, menyusul dugaan kesalahan prosedu...
Putri Ariani Meriahkan HAN 2026, KOWANI Tekankan Inklusivitas
Putri Ariani tampil di HAN 2026; KOWANI menyatakan penampilan itu menguatkan inklusivitas dan hak anak untuk...
Komisi VII DPR Dorong Perluasan Pembiayaan untuk Ekonomi Kreatif
Komisi VII DPR mendorong perluasan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk penambahan kuota d...
Kekerasan Digital terhadap Anak Meningkat, Save the Children Serukan Kolaborasi
Save the Children melaporkan kenaikan kekerasan digital pada anak dan mendorong kolaborasi pemerintah, kelua...
Bappenas Tetapkan Perlindungan Anak Digital sebagai Prioritas Nasional
Bappenas menetapkan perlindungan anak di ruang digital sebagai prioritas nasional, diintegrasikan ke RPJPN,...
FABC: Sinodalitas Jalan Perkuat Misi Gereja di Asia
FABC menegaskan sinodalitas bukan tujuan akhir, melainkan jalan memperkuat misi Gereja di Asia; sidang pleno...