Mendukbangga Wihaji Tinjau Keluarga Risiko Stunting Aceh Tenggara
KUTACANE Dr H. Wihaji S.Ag M.Pd selaku Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara pada Selasa 2 Juni untuk memantau Keluarga Risiko Stunting. Kunjungan berlangsung di Pendopo Bupati Kutacane dan dijadwalkan selama dua hari.
Tujuan kunjungan
Kunjungan resmi tersebut bertujuan memantau langsung sasaran program penanganan stunting, khususnya Keluarga Risiko Stunting tingkat 1 dan 2. Selain pemantauan lapangan, rombongan juga menggelar sejumlah kegiatan pembinaan dan pengukuhan.
Rangkaian kegiatan
"Kunjungan ini selain memantau langsung terhadap Keluarga Risiko Stunting 1 dan 2 yang menjadi sasaran program bedah rumah, akan berlanjutan dengan acara pengukuhan Ayah dan Bunda Generasi Berencana Genre, serta pembinaan terhadap Ayah Teladan. Kunjungan ini lebih berfokus terhadap kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG"
dr Nurlela
Menurut Kepala DPPKB Aceh Tenggara dr Nurlela kunjungan ini juga mencakup program layanan gizi dan pembinaan keluarga yang menjadi mitra pelaksanaan kebijakan BKKBN di daerah.
Jadwal kunjungan
- Kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG di Pulonas Kecamatan Babussalam.
- Kunjungan ke Posyandu Desa Batu Mbulan I untuk pembinaan lansia dan pembinaan Ayah dalam Gerakan Ayah Teladan, serta pembagian Makan Bergizi Gratis kepada lansia.
- Pembinaan pendampingan keluarga se Aceh Tenggara sekaligus pengukuhan Ayah dan Bunda Genre Generasi Berencana.
Sambutan pemerintah daerah
Kunjungan Mendukbangga disambut hangat oleh Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry MM bersama jajaran kepala OPD. Acara penyambutan diselenggarakan di Pendopo Bupati dan termasuk penyerahan selampang bermotif adat Alas kepada Wihaji sebagai simbol penghormatan lokal.
Penutup
Kunjungan kerja ini menegaskan fokus pemerintah pusat dan daerah pada upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemantauan keluarga berisiko serta penguatan layanan gizi dan peran keluarga. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari akan menjadi dasar tindak lanjut program di kabupaten tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...